Bisa Dipercaya

Komisi IV DPRD Kota Palemabang Kunjungi SMKN 5

_dsc0206

Palembang – Anggota komisi IV dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kota Palembang, kunjungi sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri 5 Palembang, guna memastikan pembangunan dan program peningkatan mutu pendidikannya berjalan baik. Kunjungan komisi IV DPRD kota Palembang ini disambut hangat oleh keluarga besar SMKN 5 Palembang, mereka disambut dengan nyanyian dan music rebana serta oleh bujang gadis SMKN 5 yang cantik dan rupawan.

Salah satu anggota komisi IV DPRP kota Palembang, Hidayat Congsu mengatakan, tujuan utama pihaknya berkunjung ke SMKN 5 Palembang adalah untuk bersilahturahmi  sekaligus untuk memastikan peningkatan mutu pendidikan di kota Palembang, komisi IV selama ini khusus untuk menjadi mitra pendidikan.

Berita Sejenis

Simpan Lima Pelor, Udin Terjaring Razia

Berikut Penyebab ‘Learning Disabilities’ Yang…

Empat Begal ‘Cilik’ Dicokok Polisi

1 daripada 3.068

“Wajib bagi kami untuk membina, memelihara serta mendukung  program pendidikan kota palembang. Kami tertarik dengan program yang ada di SMKN 5, seperti program kejuruan audio visual dan juga ada bioskop mini, yang satu-satunya di  kota Palembang, oleh karena itu perlu untuk ditingkatkan,” jelas wakil ketua fraksi partai Hanura di SMKN 5 Palembang, Selasa (13/9).

Harapannya, SMK model  lainnya di kota Palemban kedepannya untuk dapat mencontoh program dari SMKN 5 maupun SMK lain yang memiliki program yang dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan. Kita sendiri, lanjutnya, siap dan akan mendukung sekolah tersebut jika program itu memang untuk kemajuan siswa, sesuai kemampuan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kota Palembang. Dan dalam waktu dekat ini akan kita utamakan pembangunan infrastruktur untuk mendukung keperluan sekolah.

Tidak menutup kemungkinan, khususnya untuk anak SMK banyak program yang  dapat memajukan tumbuh kembang anak didik atau siap terjun ke dunia kerja dan peningkatan mutu pendidikan. Komisi IV berkapasitas hanya untuk mendorong apa saja kebutuhan pendidikan, seperti dana pendidikan yang mendapatkan 60 persen dari APBD kota Palembang.

“Dari dana APBD senilai 3,1 triliun (T) untuk tahun 2016, 60 persennya dialokasikan untuk dana pendidikan atau sebesar 1,7 T. Kami minta sekolah aktif untuk mengajukan proposal untuk perbaikan sekolah, supaya mana yang prioritas bisa diutamakan. Sekolah yang mau rubuh cepat kita betulkan, jangan sampai sekolah atau gedung yang sudah bagus atau layak itu dibongkar tapi yang belum sama sekali direnovasi malah tidak dibantu sama sekali,” papar dia sebelum meninggalkan SMKN 5 Palembang.

Tahun depan tidak ada pendanaan untuk membangun sekolah, kita fokuskan perbaikan gedung dan infrastruktur sekolah dengan skala prioritas. “Pemangkasan dana pendidikan tidak akan berpengaruh, seperti yang dikatakan oleh menteri keuangan (Sri Mulyani Indrawati) untuk pendidikan tidak dikurangi bahkan juga di kabupaten/kota. Kami slalu memohon kepada pemerintah untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur, tapi untuk kebijakannya kembali kepada walikota maupun pihak pemerintah daerah tertingi terkait,” tutupnya.

Senada, Kepala SMKN 5 Palembang mengungkapkan, pihaknya sangat senang karena mendapat kunjungan dari komisi IV DPRD kota Palembang. Hal ini memastikan bahwa sekolahnya mendapat perhatian lebih dari anggota dewan. “Kami sudah ajukan proposal untuk pembangunan infrastruktur dan juga untuk perbaikan beberapa atap sekolah yang telah rusak. Kami berharap agar proposal kami cepat disetujui agar dapat lebih cepat proses peningkatan mutu pendidikan dan program-program kami yang lainnya,” harapnya. (korankito.com/ejak)