Lawan Petugas Saat Ditangkap, Rusli Keok Diterjang Timah Panas 

Jpeg

Jpeg

Palembang – Seorang pelaku pencuri sepeda motor, Rusli Effendi (36) harus dihadiahi timah panas oleh anggota Buser Polsek Rambutan, lantaran saat ditangkap di Jalan Lintas Tengah, Kecamatan Rambutan, Kabupetan Banyuasin Sumatera Selatan, Jum’at (9/9) pukul 09:00 WIB.

Tersangka yang tinggal di Desa Pelajau ini ditangkap, karena terlibat kasus pencurian sepeda motor milik Yanuar, yang terparkir dipinggir rawa-rawa yang berada Jalan Duren Manis, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin Palembang, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data yang didapat, penangkapan pelaku bemula dari laporan masyarakat di Polsek Rambutan, yang mengaku sudah kehilangan sepeda motor Honda Vario, warna merah. Dari situlah, tim Buser Polsek Rambutan langsung melakukan penyelidikan guna menangkap pelaku.

Setelah mengantongi identitas pelaku, petugas mulai mencari keberadaannya. Hasilnya, saat melintasi lokasi penangkapan, petugas Buser Polsek Rambutan melihat tersangka yang masih mengendarai motor milik korban Yanuar, saat itulah petugas mencoba menghentikannya.

Namun, melihat adanya petugas kepolisian Polsek Rambutan tersangka Rusli malah menjatuhkan sepeda motornya, dan berlari masuk ke dalam hutan-hutan yang berada di lokasi.

Tak ingin buruannya kabur, tim Buser Polsek Rambutan, mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan ke udara, akan tetapi tak digubris oleh pelaku. Terpaksa, petugas mengeluarkan tembakan kearah Rusli, dan tepat mengenai kaki kanannya. Pelaku pun tersungkur serta menyerahkan diri.

Dengan luka tembak di kaki kanannya, dan berjalan terpincang-pincang, Rusli digelandang ke sepeda motor yang ditinggalkannya tersebut. Akhirnys, tersangka mengakui kalau motor Honda Vario warna merah itu, merupakan hasil dari pencurian yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Kapolsek Rambutan, AKP Heryanto melalu Kanit Reskrim Aiptu Yogi Triyana Purwandi mengatakan tertangkapnya pelaku setelah pihaknya menerima laporan dari korban yang mengaku sudah kehilangan sepeda motor Honda Vario warna merah. Lantas, anggotanya langsung melakukan penyelidikan.

“Kita selidiki, dan dapatlah pelaku RE ini. Dia ditangkap, saat mengendarai sepeda motornya yang sudah kami intai beberapa hari kemarin. Kita, juga terpaksa mengeluarkan tembakan ke tersangka, karena saat ditangkap mencoba melawan petugas dan kabu,” jelasnya

Pelaku sendiri, akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan diatas 5 tahun penjara. “Untuk barang bukti, kita amankan satu unit sepeda motor Honda Vario warna merah. Sedangkan, kita terus melakukan pengejaran terhadap teman tersangka inisial SR,” jawabnya.

Sementara itu, tersangka Rusli mengaku jika ia nekat melakukan pencurian tersebut, lantaran tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, untuk kali ini, dirinya belum sempat menjual barang curian tersebut, lantaran kedahuluan ditangkap polisi.

“Setelah maling itu, motor dibawa SR ke Talang Nangko, digadaikenyo Rp 2 juta. Tapi, sudah ditebusnya lagi. Saya belum mendapatkan bagian saya, karena belum laku terjual. Untuk makan pak, saya ini pengangguran,” jelas bapak enam anak ini. (korankito.com/denny)