Kasus Aipda Mardiansyah, Belum Ada Oknum Terlibat

img_9451

Palembang – Kasus penangkapan Aipda Mardiansyah, Katim Narkob Polresta Palembang, yang ditangkap oleh anggota dari Subdit l Ditres Narkoba Polda Sumsel lantaran tertangkap tangan melakukan transaksi Narkoba jenis Shabu seberat 1kg di Jalan Demang Lebar Daun beberapa pekan lalu, kini masih dalam tahap penyelidikan.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Djoko Prastowo saat ditanyai perihal tindak lanjut para penyidik mengatakan, jika saat ini pihaknya masih melakukan penyeliikan terhadap Aipda Mardiansyah yang kini resmi ditahan di Mapolda Sumsel. Saat ini ia beserta pihaknya akan melakukan sidang kode etik terlebih dahulu sebelum nanti dilakukan pemecatan dan dilanjutkan ke pengadilan atas kepemilikan shabu dalam jumlah besar tersebut.

“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan terhadap Tersangka yang kini sudah kita tahan. Nanti dalam waktu dekat akan dilakukan sidang kode etik dan langsung pemecatan. Dan setelah pemecatan, akan kita proses sesuai pasal yang ia kenakan,” ungkap Djoko, Kamis (8/9).

Disinggung mengenai apakah ada nama lain yang terlibat dalam jaringan Aipda Mardiansyah, Djoko mengatakan, jika saat ini pihaknya belum menemukan adanya keterlibatan oknum lain dalam kasus tersebut. Namun, ia menegaskan, jika semua yang terlibat dalam jaringan Aipda Mardiansyah akan diberikan sanksi seberat-beratnya. Karena dalam kasus narkoba ia tak akan pandang bulu, baik yan terlibat adalah anggota Polri, TNI, PNS, atau masyarakat sipil sekali pun.

“Kita tindak tegas, tak ada pandang bulu, siapapun yang terlibat akan kita tindak tegas. Siapa pun itu, baik anggota Polri atau siapa pun semuanya sama,” tegas Kapolda. (korankito.com/kardo)