Bisa Dipercaya

KPK Geledah Rumah Pribadi Yan Anton Ferdian

img_9488

Palembang – Setelah sebelumnya, anggota dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terhadap Rumah Dinas dan Kantor Bupati Banyuasin di Kompleks Perkantoran Pemkab Banyuasin di Jalan Sekojo Kabupaten Banyuasin, Selasa (6/9).

Diketahui KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka. Mereka adalah Yan Anton Ferdian yang merupakan Bupati Banyuasin, Kasubag Rumah Tangga Pemkab Banyuasin, Rustami, Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin, Umar Usman, Kepala Seksi Pembangunan Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Banyuasin, Sutaryo.

Berita Sejenis
1 daripada 6

Setelah ditetapkannya tujuh tersangka, penyidik KPK kini kembali melanjutkan penggeledahan, dan dilakukan di kediaman pribadi orang nomor satu di Kabupaten Banyuasin tersebut yang berada di Kompleks Perumahan Bukit Sejahtera Polygon Kecamatan Gandus Palembang, kamis (8/9) sekitar pukul 09:00 WIB.

Dari penggeledahan tersebut turut juga KPk yang dikawal belasan anggota dari Sat Brimob Polda Sumsel. Lalu, dari hasil penggeledahan KPK berhasil mengamankan dua kardus beserta ransel, satu buah koper, dan satu buah buku catatan. Hingga penggeledahan pun berakhir sampai pukul 10:30 WIB.

Kuasa Hukum Yan Anton, Taufik Darsono saat ditemui di lokasi penggeledahan mengatakan, jika pihaknya datang langsung dari Jakarta untuk menyaksikan langsung penggeledahan yang dilakukan KPK. Dan sejauh ini pihaknya sudah melakukan langkah hukum untuk kliennya (Yan Anton-red).

“Kita Koorperatif menuruti aturan undang-undang yang berlaku dan juga akan terus ikuti proses hukum. Kita juga sudah bentuk tim Advokat dari Jakarta, dan sejauh ini kita sudah melakukan langkah-langkah. Tapi kita tetap mentaati aturan, karena sekarang proses hukum sedang berjalan, nanti kita lihat saja keputusan sidang,” ujar Darsono. (korankito.com/kardo)