Akhirnya Kadispora Temui NPC Sumsel

P_20160907_130812

Palembang – Kisruh yang berlangsung antara pihak National Paralympic Committe (NPC,-red) Sumsel dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora,-red) Sumsel akhirnya berakhir. Setelah sebelumnya santer terdengar di beberapa media tentang NPC Sumsel yang tidak diperhatikan, kini pihak Dispora Sumsel memberikan penjelasan tentang hal tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora,-red) Ahmad Yusuf Wibowo mengatakan saat ini pihaknya tengah berusaha untuk menembuskan kucuran dana dari pihak atas. Dihadapan Ketua 1 Bidang Organisasi NPC Indonesia Rio Suseno, ketua NPC Sumsel Ryan Yohwari dan beberapa perwakilan NPC Sumsel serta pihak Dispora Sumsel, Yusuf mengatakan saat ini pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin guna menjaga semangat para atlet disabilitas tersebut. “Kami sudah sangat serius dalam menangani NPC ini, tapi kami juga harus sesuai prosedur,” ujar Yusuf.

Menurutnya selama ini prosedur yang digunakan untuk mengurus anggaran tersebut cukup rumit. Belum lagi waktu untuk menghadapi Pekan Paralympic Nasional (Peparnas,-red) semakin dekat. Ditambah lagi revisi anggaran dan beberapa syarat yang belum terpenuhi membuat anggaran tersebut belum juga turun.

Hal ini membuat atlet NPC Sumsel yang saat ini bermukim di Wisma Atlet karena menjalani Training Camp persiapan Peparnas 2016 menjadi tidak fokus. Betapa tidak, makanan yang belum bisa dikatakan layak, menjadi konsumsi sehari-hari. Belum lagi pemenuhan fasilitas atlet seperti baju, sepatu dan lain-lain menjadi terhambat.

Namun usai pertemuan tadi, pihak Dispora Sumsel dan NPC Sumsel akan duduk kembali guns menyelesaikan persoalan yang ada. “Intinya kita misskomunikasi atau salah paham dan masalah prosedural. Tadi kita sudah jelaskan dan mereka sudah paham,” tuturnya yang juga Technical Delegate Manager NPC Sumsel untuk Peparnas ini.

Sehingga kedepannya, Dispora berjanji membantu dan menyelesaikan masalah yang ada di NPC Sumsel tersebut. “Pasti kita bantu luar dan dalam. Apalagi untuk Peparnas, mulai dari Pelatda, Pengukuhan, pelepasan kontingen hingga mereka kembali. Kita berharap mereka kembali dengan aman dan pulang dengan banyak medali,” pungkasnya.

Senada dengan hal diatas, Ketua NPC Sumsel Ryan Yohwari dari awal pertemuan telah mengutarakan beberapa kesulitan yang dialami dirinya bersama rekan-rekan lain.

“Kalau memang demikian, solusi ini yang kami tunggu. Kami telah meyampaikan apa yang jadi keluhan kami,” terangnya yang juga atlet bulutangkis disabilitas tingkat Internasional ini.

Menurut Ryan esok (8/9) pihak Dispora akan mengajak NPC Sumsel untuk mengadakan rapat terkait tindak lanjut diskusi hari ini. (korankito.com/resha)