UKS MTsN 1 PAlembang Jadi Percontohan se-Sumbagsel

IMG_20160906_100902_AO_HDR[1]

Palembang – Unit kesehatan sekolah (UKS) Madrasah Tsanawiyah (MTs) negeri 1 Palembang, menjadi percontohan UKS tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan MTs se Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sejak tiga tahun belakangan. UKS MTsN 1 Palembang didirikan sejak tahun 2004 lalu dengan fasilitas yang sangat minim. Barulah ditahun 2008, UKS MTsN 1 mendapat perhatian lebih dari pihak terkait untuk memperbaiki dan memenuhi fasilitas apa saja yang kurang untuk mencapai UKS bersatndar nasional Indonesia (SNI).

Pembina UKS MTsN 1Palembang, Nurhayati RW mengatakan, kita persiapkan tenaga UKS MTsN 1Palembang secara keseluruhan untuk mewujudkan generasi sehat, baik secara pribadi maupun lingkungan. “Saat ini siswa anggota UKS yang aktif ada 75-80 yang juga adalah anggota kelompok kesehatan remaja (KKR) yang dlatih oleh palang merah Indonesia (PMI) dan pusat kesehatan  masyarakat (Puskesmas) Talang Ratu,” ujar Nurhayati kepada Koran kito di ruang UKS MTsN 1 Palembang, Selasa (6/9).

Diakuinya, agenda kunjungan dokter dan PMI dilakukan sebulan dua kali, sedangkan kunjungan dari Puskesmas dilakukan seminggu sekali, yaitu hari sabtu. “Bulan lalu kita ada kunjungan dari dinas kesehatn (Dinkes) Jakarta. Kita juga sudah dijadikan percontohan untuk UKSnya di Sumbagsel dari 3-4 tahun lalu di tingkat SMP dan MTs,” kata dia.

Saat ini, UKS MTsN 1 Palembang berperan penting dalam meraih juara 1 di sekolah sehat tingkat kota dan sedang mempersiapkan menuju tingkat provinsi. Ada 3 program unggulan, lanjutnya, yaitu pengelolaan kompos, tanaman hidroponik dan konselor sebaya. “Anggota UKS maupun KKR dididik untuk dapat menjadi konselor kesehatan untuk teman sebayanya. Jadi, kalau seandainya masalah itu tertalu rumit atau tak bisa mereka pecahkan, barulah Pembina UKS maupun pihak kesehatan terkait membantu dalam proses pemecahan masalahnya,” beber dia.

Sementara itu, kepala MTsN 1Palembang, Yan heri darmansyah melalui wakil kepala MTsN bidang hubungan masyarakat (Humas), Raden Muhammad Toher menambahkan, untuk mendukung program UKS dan menjadikan MTsN 1 Palembang menjadi juara sekolah sehat, maka pihaknya mengajarkan siswanya untuk memahami pendidikan berwawasan lingkungan dan kesehatan.

“Sekolah kami juga sudah dianugerahi sekolah adiwiyata dan sekolah sehat tingkat kota Palembang. Kami juga menerapkan program sekolah hemat energi (efisiensi pemakaian listirk dan tanaman yang menyerap polusi udara seperti tanaman lidah buaya, lidah mertua dan palem). Tiap tahunnya kita juga membawa sampel makanan untuk diperiksa kandungannya ke badan pengawas obat dan makanan (BPOM), guna menjaga kesehatan makanan di sekolah kami,” tutupnya. (korankito.com/eja)