Bisa Dipercaya

Sekda Palembang Prihatin Bupati Banyuasin Tertangkap KPK

Harobin-Mustafa

Palembang – Tertangkapnya Bupati Kabupaten Banyuasin, Yan Anton Ferdian, dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat prihatin beberapa kalangan. Keprihatinan akan musibah yang menimpa Yan Anton Ferdian pun diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Harobin Mustafa.

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pernah bertugas di Kabupaten Banyuasin tentu sangat menyayangkan tertangkapnya Yan Anton Ferdian dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.

Berita Sejenis
1 daripada 9

“Saya hanya bisa mengatakan turut prihatin,” ungkapnya.

Harobin mengungkapkan, dirinya pernah berdinas di Kabupaten Banyuasin pada masa kepemimpinan Amiruddin Inoed yang tidak lain adalah ayah dari Yan Anton Ferdian. Bahkan selama kepempimpinan Yan Anton sebagai Bupati Banyuasin menggantikan ayahandanya, Harobin masuk kedalam struktur jajaran sebagai Kepala Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Banyuasin.

“Tidak saya ukur sejauh mana untuk kedekatan dengan keluarga besarnya. Dimasa kepimpinan ayahnya Amiruddin Inoed, saya mengabdi selama 11 tahun, dilanjutkan dengan sang anak yang terpilih menjadi Bupati selama dua tahun,” jelasnya.

Pria yang terakhir menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Banyuasin di era kepemimpimpinan Yan Anton Ferdian ini berharap, persoalan ini tidak mengganggu roda pemerintahan di Kabupaten yang pernah menjadi tempat tinggalnya tersebut dan mudah-mudahan ada jalan terbaik terhadap persoalan ini. “Sangat disayangkan sekali, sebagai anak muda, dia (Yan Anton) memiliki potensi,” pungkasnya. (korankito.com/ria)