Lampu Jalan Mati, Silahkan Hubungi Hotline DPJPP 082175332594

lampu-jalan

Palembang – Untuk mengatasi permasalahan pada lampu jalan, Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJPP) kota Palembang membuka Hotline pengaduan mengenai lampu jalan yang mati. Pantauankorankito.com, nomor Hotline tersebut sudah mulai disebarkan pada media sosial (Medsos) milik DPJPP sejak kemarin. Tampak di medsos tersebut,tertera nomor Hotline yang bisa dihubungi masyarakat jika melihat ada lampu jalan yang mati.

Kepala Dinas Penerangan Jalan, Pertamana dan Pemakaman (DPJPP) kota Palembang, Edison melalui Sekretaris DPJPP Noprian Fadilah mengatakan, pihaknya sudah membuka layanan pengaduan untuk lampu jalan yang mati. Layanan pengaduan tersebut sudah mulai disebarkan melalui media sosial (medsos) akun facebook milik DPJPP. Menurutnya layanan pengaduan tersebut sangat membantu kinerja pihaknya untuk memantau lampu jalan yang tidak menyala.

“Sebenarnya sudah pernah ada sebelumnya. Masyarakat bisa melaporkan kalau ada lampu jalan yang mati. Tapi memang belum familiar saja karena hanya sebatas pemberitahuan saja,” katanya, Selasa (6/9) saat dihubungi via telepon.

Adapun masyarakat yang ingin melaporkan adanya lampu jalan yang mati, bisa mengirimkan short messege system (SMS) atau telepon langsung ke nomor 082175332594. Untuk format pengiriman SMS harus disertai dengan meneyebutkan nama, alamat RT/RW, nama RT, titik-titik lampu jalan mana saja yang mati serta nomor Hp yang bisa dihubungi.

Format yang sama juga diterapkan untuk masyarakat atau warga yang menelepon secara langsung. Dengan membuka layanan hotline tersebut akan sangat membantu mengingat tidak setiap titik bisa dipantau tanpa adanya kerjasama yang baik dengan masyarakat. Namun ia belum bisa memastikan sejauh mana keefektifan layanan hotline tersebut mengingat layanan hotline tersebut baru saja di buka

“Akan sangat membantu. Kita lihat dulu karena ini kan baru di publish di medsos yakni akun facebook milik DPJPP,” terangnya sembari mengatakan belum mengetahui berapa jumlah laporan pengaduan yang masuk.(korankito.com/ria)