Bisa Dipercaya

Gerkatin Ajarkan Bahasa Isyarat Kepada Masyarakat

DSC_1082

Palembang – Organisasi Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN), ajarkan ratusan pengunjung peserta jalan santai di lembaga penyiaran publik radio Republik Indonesai (LPP RRI) Palembang.

Dari pantauan Koran kito, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa diajak oleh penyelenggaranya untuk belajar bahasa Isyarat. Gerakan ini langsung dibawahi naungan dinas sosial (Dinsos) Sumatera Selatan (Sumsel). Sebanyak 40 orang relawan Gerkatin diterjunkan untuk mengajarkan bahasa isyarat, alhasilnya banyak masyarakat yang mau belajar bahasa isyarat ini tak terkecuali anak-anak.

Berita Sejenis

Delapan ‘Teroris Jakfar’ Ditetapkan Tersangka

Juruparkir Cekoki Miras dan Perkosa Bocah SD

Kids Zaman Now Menguncangkan Dunia

1 daripada 3.081

Sasaran pengajaran bahasa isyarat ini ditujukan untuk masyarakat umum dan mahasiswa, namun yang lebih di tekankan adalah kepada mahasiswa.

Pendamping disabilitas Tunarungu GERKATIN Palembang, Wawan Setiawan mengatakan, kita pilih mahasiswa yang menjadi target sasaran untuk belajar bahasa bahasa isyarat ini, karena mereka daya tangkapnya masih cepat, lalu kemungkinan besar mereka dapat mengaplikasikan ilmunya ke masyarakat yang berkebutuhan khusus. “Ya, kita ingin ada penerjemah untuk para disabilitas tunarungu agar dalam suatu acara di baik secara langsung maupun berita di TV ada penerjemah sehingga mereka mengetahui apa yang dibicarakan,” harapnya kepada awak media, Minggu (4/9).

Saat ini, lanjutnya, tenaga ahli yang menggunakan bahasa isyarat masih sangat langka, sehingga seringkali ketika ada acara mereka kesusahan menyerap informasi. “Oke, ada bantu alat bantu pendengaran, cuma hal itu tidak terlalu efektif,” tegasnya.

Animo dari setiap anggota GERKATIN untuk mengajarkan bahasa isyarat sangat tinggi, bahkan setiap hari minggu pukul 14.00 di sekolah luar biasa (SLB) A Tunanetra di simpang patal Palembang.

Selain itu, Gerkatin ini merupakan organisasi yang berdiri sejak April 2013 lalu dibawah asuhan Dinsos Sumsel. “Alhamdulillah Suport yang diberikan Dinsos sangat besar, tidak hanya motivasi yang diberikan namun juga pendanaan. Jadi, setiap apapun kegiatan yang diadakan Gerkatin kepala Dinsos Belman Karmuda selalu memberikan pendanaan meski dana yang dikeluarkan adalah dana pribadi beliau,” jelasnya.

Dalam waktu dekat ini, dijelaskannya, tanggal 25 September nanti, Gerkatin akan memperingati hari tuli internasional dengan agenda jalan sehat. Kegiatan ini sekaligus sekaligus bentuk sosialisasi untuk mengenalkan bahasa isyarat kepada masyarakat. “Kita akan tarik minat masyarakat untuk mempelajari bahasa isyarat ini, agar bisa membantu saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus,” pungkasnya. (korankito.com/eja)