Bank BJB Manjakan Debitur Dengan KGB

Terima - Kepala Cabang bjb Palembang, Ahmad Diponegoro (Ketiga Kiri) beserta jajaran saat menerima plakat penghargaan dari Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Sumsel di Kantor Bank bjb Jalan. Jendral Sudirman, Palembang, Senin (5/9). KORKIT-WAHYU

Palembang – Bank BJB kembali memanjakan debiturnya dengan program tingkat suku bunga ringan mulai dari 0,67 persen per bulan untuk Kredit Guna Bhakti (KGB). Selain itu, debitur juga tidak harus memberikan agunan sebagai syarat mendapatkan kredit ini.

Pimpinan Bank BJB cabang Palembang, Ahmad Diponegoro mengatakan, kredit Guna Bhakti (KGB) adalah pembiayaan yang diberikan oleh bank bjb untuk debitur berpenghasilan tetap, seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri dan karyawan BUMN maupun BUMD.

“Kredit ini dibuat khusus per masing-masing daerah dengan demikian lebih customize,” kata dia, disela-sela acara penyerahan plakat dari Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) sebagai panitia kegiatan Sumatera Bike Week, Senin (5/9).

Dikatakanya, banyak penawaran menarik pada KGB ini, diantaranya bunga yang ringan, tanpa agunan, hingga proses pencairan yang cepat dan mudah. Selain itu, untuk angsuran dapat disesuaikan dengan nilai penghasilan debitur yang mengacu pada tenor pengembalian.

“Untuk plafond pinjaman sendiri mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 500 juta. Atau bahkan bisa lebih dari itu, namun tentunya akan kembali melalui tahapan perhitungan dan disesuaikan dengan kemampuan debitur itu sendiri,” katanya.

Adapun tenor pengembalian sendiri mulai dari 12-180 bulan. “ Kami bahkan telah memberikan suku bunga single digit pada debitur dengan masa pinjaman di bawah 12 tahun,” katanya.

Untuk persyaratanya, pemohon cukup melampirkan syarat seperti SK PNS, pengangkatan, kepangkatan terakhir, kemudian kartu taspen daftar gaji dari perusahaan/instansi dan sejumlah keterangan identitas pendukung lainya.

Dia menambahkan, program ini ditujukan agar produk KGB dapat lebih mudah bersaing di daerah. “Untuk kredit ini antusias masyarakat Sumsel cukup baik. Sejauh ini setidaknya kami telah menjalin kerjasam dengan sekitar 36 instansi di Palembang dan Banyuasin,” katanya. (korankito.com/reno)