Bisa Dipercaya

140 Mahasiswa Pascasarjana UIN Jalani Masa Orientasi

IMG_20160906_111702_AO_HDR[1]

Palembang – Sebanyak 140 mahasiswa pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang jalani orientasi studi mahasiswa baru. Dari 140 peserta, 32 mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut adalah mahasiswa program Strata 3 (S3) atau mengambil gelar doctor, dan selebihnya adalah mahasiswa yang mengambil program Magister (S2).

Plh direktur sekaligus wakil direktur pascasarjan UIN Raden Fatah Palembang, Abdurrahmansyah mengatakan, orientasi studi mahasiswa baru pascasarjana ini untuk pengenalan melalui sistem program pasca sarjana. Kita sampaikan pengenalan mengenai kurikulum, sistem perkuliahan dan ketentuan administrasi serta menjelaskan fasilitas apa saja yang bisa diakses oleh mereka. “Kita hanya lakukan orientasi ini selama satu hari saja (6/9). Hal ini untuk mengefisiensikan mahasiswa, mengingat mereka akan memulai kuliah perdana pada tanggal 8 September mendatang,” jelas pria yang menggunakan kemeja putih tersebut usai membuka acara orientasi studi mahasiswa baru di ruang kerjanya di gedung pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang, Selasa (6/9).
Ada 6 program studi (prodi) untuk program S2 yaitu, pendidikan agama islam (PAI), Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Mananajemen Pendidikan Islam (MPI), hukum tata Negara (HTN), ilmu qur’an wal tafsir (IQT) dan  ekonomi syariah. Sedangkan untuk program doctor atau S3 hanya ada 2 prodi yaitu, peradaban islam (PI) dan PAI. “Yang menjadi program studi primadona untuk program S2 adalah PAI, kemudian MPI dan ekonomi syariah. Sayangnya HTN menjadi yang paling sedikit minatnya, padahal jenjang kerjanya masih lumayan baik,” kata dia.

Berita Sejenis
1 daripada 5

Testing untuk calon mahasiswa tersebut dilakukan di pascasarjana UIN. Ada beberapa dimensi tes yang dilakukan yaitu, tes Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, potensi akademik, wawasan keislaman, dan interview. “Pendaftarnya melalui situs online pascasarjana UIN Raden Fata Palembang. Yang mendaftar ada 200an orang peserta dan pengujinya dari pihak dosen UIN RAden Fatah pascasarjana yang berkompeten. Sedangkan untuk interviewnya akan membahas proyeksi penulisan proposal thesis untuk program S2 dan disertasi untuk program S3,” cerita dia.

Berbicara tentang percepatan studi dan layanan pendidikan, lanjutnya, pihaknya bekerjasama dengan universitas yang berkualitas untuk pembimbing dan dosen perkuliahan reguler. Jika kita kekurangan dosen mata kuliah di prodi tersebut, baru kita datangkan dosen luar yang mengajar mata kuliah regular dan untuk durasi mengajar tidak dikurangi. “Kita punya 90 dosen pengajar. Kalau kurang baru kita datangkan dosen terbang untuk mengajar  program S2 dan S3,” jelas dia kepada Koran kito.

Untuk program S3 saat ini adalah angkatan yang keenam, sedangkan program S2 angkatan ke-16 dengan total mahasiswa aktif sebanyak 949 mahasiswa dari program S2 dan S3.

Selain itu, ada 1 kelas di program S3 yang mendapatkan beasiswa dari program beasiswa 5000 doktor kementerian agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI). “Ada 12 mahasiswa prodi PI yang mendapat beasiswa dari program beasiswa 5000 doktor kemenag RI. Ini sudah jalan tahun kedua, tahun lalu 10 orang berprestasi yang mendapatkan beasiswa tersebut. Mereka dibiayai selama 3 tahun, jika menyelesaikan perkuliahan lebih dari 3 tahun maka mereka harus mengeluarkan biaya sendiri untuk melanjutkan kuliah,” pungkasnya. (korankito.com/eja)