Bisa Dipercaya

Makin Optimis Raih Emas

IMG-20160905-WA0006

Palembang – Makin dekat dengan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON,-red) September nanti, makin tak sabar juga untuk berprestasi. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh kontingen Sumatera Selatan Cabang Olahraga Panjat Tebing ini.

Adalah Laos Martidi, pelatih PON untuk cabor panjat tebing Sumsel. Ia menegaskan bahwa dua atlet yang mewakili Sumsel di Panjat Tebing ini akan membawa raihan positif di pesta multi event olahraga tersebut.

Berita Sejenis

Mengejar Impian Demi Sang Ayah

Sumsel Bakal Ciptakan Pramuka Berwawasan Ilmiah

Meilia : Utamakan Penunjang Akademik Mahasiswa

1 daripada 3.100

“Kita akan menurunkan dua atlet. Yakni, Hinaya (Speed Word record) dan Wira Hutan Yanto (Speed Classic). Tentunya kita optimis PON ke-XIX September 2016 di Jawa Barat nanti kita dapat raih emas,” tegas pelatih asal Lahat ini.

Wajar jika Laos Martidi begitu optimis. Kedua altelit ini sangat berpotensi dan sama- sama memiliki prestasi di tahun 2014 silam. Hinaya atau disapa dengan nama Iin pernah mencapai record speed 5,78  dalam kejuraan nasional.

Namun untuk mencapai itu, tentunya dibutuhkan kerja keras dan konsistensi dalam latihan. Baik secara fisik maupun mental. Selain itu mereka juga telah melakukan beberapa ujicoba tandang seperti melakukan try out di Jawa Tengah yang diadakan oleh FPTI Semarang beberapa waktu yang lalu.

Dari hasil tryout tersebut, Laos akhirnya bisa memetakan kekuatannya sendiri. Hasil evaluasi tersebut telah dicatat fengan baik agar di pertandingan sebenarnya, mereka tidak akan mengulangi kesalahan yang telah dilakukan kala ujicoba kemarin.

Berbekal semangat yang tinggi dan hasil evaluasi kala tryout, duo Spiderman siap mempersembahkan yang terbaik untuk Sumsel. Saat ini nereka tengah dalam proses penjagaan stamina untuk siap turun bertanding.

“Dalam tryout di Jawa Tengah lalu kita sudah dapat mengevaluasi lebih jauh lagi serta dapat dijadikan barometer bagi kita. Dengan begitu para atlet kita sudah bisa lebih mengoptimalkan lagi dalam ritme baik itu speed, maupun clasic. PON XIX tingal menghitung hari lagi, semua anak asuh saya sudah siap tinggal menjagaan stamina dan kesehatan itu saja,” pungkasnya. (korankito.com/resha)