Pembacok Juruparkir Serahkan Diri

IMG_20160902_180822Palembang- Juruparkir Romadoni alias Doni (30) yang membacok temannya yang juga juruparkir Andi alias Andi Telok (30), di Jalan PSI Kenayan, Lorong Wahab, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang, akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

Pelaku yang tinggal di Jalan Kadir TKR, Lorong Keluarga, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus ini, dijemput di rumah salah satu keluarganya di kawasan Jalan Sirna Raga, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning Palembang, Jumat (2/9) sekitar pukul 15.00.

Kasat Intelkam Polresta Palembang Kompol Budi Santoso membenarkan pelaku menyerahkan diri ke polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kita melakukan pendekatan dengan pihak keluarganya, dan Alhamdullilah yang bersangkutan mau menyerahkan diri ke polisi. Kita jemput dia di rumah salah satu keluarganya di kawasan Kemuning,” ujarnya.

Saat ini polisi masih mencari barang bukti berupa senjata tajam jenis pedang yang digunakan pelaku membacok korban Andi. “Selanjutnya, kasus ini akan diserahkan ke Polsek Gandus untuk pengembangan lebih lanjut,” tambahnya.

Semula diduga rebutan lahan parkir di terminal Tangga Buntung yang menjadi pemicu pembacokan, namun berdasarkan pengakuan tersangka Doni, ia membacok Andi untuk membela diri lantaran korban menantang berkelahi.

“Waktu itu aku lagi menjaga parkir, datang dia minta uang, saya kasih Rp5.000, tapi dia tidak mau. Saya kasih Rp10.000, dia malah minta dibelikan minuman keras Vodka. Lalu saya belikan dia minum, dan saya kembali lagi jaga parkir,” ucapnya.

Kemudian, korban yang juga tetangganya ini, mendatangi Doni ke tempat dirinya bekerja dengan membawa sajam pedang dan menantang berkelahi.

“Saya dekati dia, dan bertanya apa salah saya. Tiba-tiba dia langsung membacok kaki kanan saya. Saya langsung merebut pedang dia, dan membacoknya. Tapi, tidak ingat lagi berapa kali saya bacok. Setelah itu, saya langsung lari ke tempat ayuk,” ujarnya.

Menurutnya, ia menyerahkan diri, lantaran merasa bersalah dengan apa yang telah dilakukannya. “Iya, merasa bersalah, dari pada nanti tambah panjang permasalahan ini, lebih baik saya menyerahkan diri,” tambahnya.

Kapolsek Gandus AKP Dedi Rahmat mengatakan, korban saat ini masih menjalani perawatan medis. “Korban mengalami luka bacok di tangan kiri, dan kepala. Serta, dua luka tusukan di bagian belakang,” katanya.

Pelaku akan dikenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. “Kita terus akan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, untuk mengetahui apakah ada tersangka lain yang terlibat,” pungkasnya.korankito.com/deny