Bisa Dipercaya

Hamili Pacar, Yazid Masuk Bui

Jpeg
Jpeg

Palembang – Lantaran enggan bertanggung jawab atas anak yang dikandung oleh pacarnya sendiri, membuat Yazid Randi (22) yang tinggal di Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Tersangka ditangkap, setelah dilaporkan RE (20) warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumsel yang mengatakan jika sudah mengandung anak dari Yazid. Namun, tersangka tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya.

Berita Sejenis
1 daripada 3.079

Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka harus mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Palembang, usai diserahkan usai diserahkan anggota keluarga korban, Rabu (31/8) malam.

Menurut pengakuan tersangka, ia bukan tak mau bertanggung jawab atas perbuatan yang sudah dilakukan olehnya, melainkan Yazid belum sempat menghubungi anggota keluarganya yang berada di desa, serta belum mempunyai uang untuk biaya pernikahan.

“Belum siap menikah pak, belum bicara dengan orang tua, dan mempunyai uang untuk biaya pernikahan. Kalau, memang harus, saya siap menikahi dia, bukan tidak mau bertanggung jawab,” ujarnya saat ditemui di ruang piket Satresekirm Polresta Palembang, Kamis (1/8) siang.

Lanjut Yazid, ia sudah menjalin hubungan asmara dengan RE sudah delapan bulan yang lalu. Selama pacaran itulah, korban bersama pelaku sering malakukan hubungan layaknya suami-istri.

“Kami suka sama suka pak, tidak ada paksaan terhadapnya. Setiap saya main kerumahnya, pasti kami melakukannya di ruang tamu. Saya juga pernah satu bulan tinggal dirumahnya. Terakhir, kami melakukannya awal bulan Agustus kemarin,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede membenarkan adanya penyerahan pelaku dari anggota keluarga korban. “Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan yang dilakukan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang,” jawabnya singkat. (korankito.com/denny)