Bisa Dipercaya

Dihipnotis, Tiga Handpone Melayang 

Jpeg

Palembang – Sial menimpa Sindi (24) yang tinggal di kawasan Jalan Merdeka, No 345, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. Pasalnya, usai disatroni kawanan hipnotis, dirinya harus kehilangan barang-barang berharga yang ditafsirkan kerugian mencapai Rp 16 Juta rupiah.

Atas kejadian itulah, korban mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (31/8) sekitar pukul 17:00 WIB, untuk membuat pengaduan peristiwa yang dialaminya tersebut.

Berita Sejenis

Dzumafo Perketat Pesaingan Lini Depan SFC

Polda Sumsel Sidak Pasar dan Siagakan Pasukan

Peran Motivasi Orangtua Terhadap Prestasi Anak

1 daripada 3.109

Dari data yang dihimpun, kejadian yang dialami Sindi, terjadi pada Selasa (30/8) sore. Dimana, saat itu dia sedang menunggu-menunggu pembeli di toko baju miliknya yang terletak di kawasan Jalan Srijaya Negara, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang.

Lalu, datangkan dua orang perempuan yang satunya menggendong seorang anak kecil dan satunya tidak. Lantas, keduanya berpura-pura memilih baju yang hendak dibeli. Kemudian, korban bertatap muka dengan salah seorang pelaku, sehingga Sindi hilang kesadaran.

“Setelah itu, saya langsung menyapu dihalaman depan, bersama satu karyawan lagi, di bantu dengan tetangga sebelah. Kalau didalam, ada satu karyawan yang lainnya, bersama pelaku,” ucapnya saat dimintai konfirmasi.

Lanjutnya, setelah kawanan pelaku pergi, dirinya baru sadar dan masuk kedalam toko baju miliknya tersebut. Betapa terkejutnya, ia melihat tas selempang warna coklat merk Gost, miliknya yang diletakan di atas meja kasir sudah raib digondol kedua pelaku.

Atas kejadian itu  , korban mengalami kehilangan dua buah telepon genggam merk iPhone 6, merk Samsung GTE -1272, Samsung Grand, dan barang berharga lainnya, sehingga total kerugian mencapai Rp 16 Juta. Akhirnya, korban melapor ke SPKT Polresta Palembang. “Ini sudah kedua kalinya pak kejadian seperti ini, dengan pelaku yang sama. Saya berharap pelaku cepat ditangkap,” harap korban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan jika pihaknya sudah menerima laporan dari korban, untuk segera ditindak lanjuti. “Akan segera selidiki, dan memeriksa saksi-saksi beririkut rekaman CCTV yang ada,” ucapnya singkat. (korankito.com/denny)