Baru Tiba di Palembang, Leher Dikalungi Celurit

Irsan, korban penodongan

Irsan, korban penodongan

Palembang-Nasib sial dialami Irsan Fadullah (22). Warga Desa Gunung Rajo, Kota Prabumulih, Sumsel ini, baru tiba di Kota Palembang sudah ditodong dua orang tak dikenal menggunakan celurit.  Irsan pun kehilangan telepon genggam merek Xiomi.

Irsan kemudian mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (13/8) sekitar pukul 13.00.

Berdasarkan data yang dihimpun, penodongan yang menimpa Irsan bermula, saat korban baru saja tiba di Kota Palembang sekitar pukul 12.00, kemudian ia minta dijemput temannya bernama Sidiq.

Ia menunggu jemputan temannya di sebuah warung yang terletak di kawasan Jalan Ahmad Yani, tepatnya di samping Universitas Bina Darma, Palembang.

Saat menunggu itulah, ia didatangi dua orang tak dikenal yang langsung mencekiknya dan mengalungi lehernya dengan celurit. Pelaku juga meminta barang-barang berharga yang dibawa oleh Irsan.

“Saya lagi duduk, tiba-tiba datang dua orang yang langsung mencekik dan menghunuskan celurit ke perut saya. Mereka minta HP, pas mau diambilkan, saya mau ditujanya, lalu saya tepis tangannya,” ujarnya.

Melihat korban melawan, pelaku mengibas-ngibaskan celurit yang dibawanya sehingga mengenai telinga sebelah kiri Irsan. Sebelum kabur ke Lorong H Umar, kawanan pelaku mengambil telepon genggam milik Irsan.

Warga yang melihat korban bersimbah darah langsung membawa korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, guna mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya, korban membuat laporan di SPKT Polresta Palembang.

“Pas kejadian itu masih sepi, pas mereka pergi, baru saya teriak minta tolong. Warga membawa saya ke rumah sakit. Saya mengalami luka sayatan di telinga sebelah kiri dan jempol tangan. Saya berharap pelaku cepat ditangkap,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan segera ditindaklanjuti. “Kita sudah terima dan anggota di lapangan sudah diperintahkan untuk mengejar pelaku,” jawabnya.korankito.com/deny