Bisa Dipercaya

Tiga Saksi Akui Rapat Bahas Uang Komitmen

titipan ria

Palembang – Enam ketua fraksi DPRD Muba yang menjadi terdakwa suap RAPBD dan LKPJ Muba yakni terdakwa Ujang M Amin dari Ketua Fraksi PAN, Zaini Ketua Fraksi Golkar, Parlindungan Harahap Ketua Fraksi PKB, Dear Fauzul Azim Ketua Fraksi PKS, Iin Pebrianto Demokrat dan Defi Irawan Ketua Fraksi Nasdem kembali duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor PN Palembang, Senin (29/8).

Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Kamaluddin, JPU KPK menghadirkan tiga saksi dalam persidangan kali untuk untuk mendengarkan keterangan mengenai keterlibatan enam ketua fraksi DPRD Muba.

Ketiga saksi yakni Yulisman dari Partai PAN, Marzuki dari Partai Golkar dan Amir Husain dari Partai PKS yang dihadapkan ke persidangan di Pengadilan Tipikor Klas IA Khusus pada PN Palembang. Dalam persidangan, para saksi dicecar majelis hakim terkait penerimaan uang yang tidak hanya yang mereka terima, tetapi juga yang diterima oleh keenam terdakwa.

Pada intinya mereka mengatakan memang ada rapat membahas uang komitmen untuk pengesahan RAPBD 2015. Hampir seluruh personel DPRD MUBA saat itu menghadiri rapat, termasuk pula keenam terdakwa yang semuanya adalah ketua fraksi.

“Untuk Pak Ujang, saya yang mewakilinya. Pak Ujang merupakan ketua fraksi dari partai kami, yakni PAN,” kata Yulisman.

Selain perihal rapat, ketiga saksi yang bukan berstatuskan terpidana maupun tersangka ini juga membenarkan adanya pemberian uang yang mereka terima. Namun, ketiganya mengaku tidak tahu uang tersebut berasal dari mana dan apa maksudnya diberikan kepada mereka. Mereka baru mengetahui uang tersebut adalah uang suap ketika adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah anggota DPRD Muba yang dilakukan oleh KPK RI. (korankito.com/ria)