Jangan Takut Kena Razia!

 

Razia (1)Palembang-Jajaran Polresta Palembang bersama anggota Polsekta Ilir Timur (IT) II menggelar razia di Jalan Bangau, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT II Palembang, Sabtu (28/8) malam.

Dalam razia yang melibatkan 80 personil polisi ini, sedikirnya puluhan sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-menyurat diamankan ke Polresta Palembang dan Polsek IT II Palembang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, satu per satu kendaraan yang melintasi lajur satu arah ini dihentikan oleh petugas kepolisian serta dilakukan pemeriksaan. Razia yang berlangsung selama dua jam ini tidak mendapatkan masyarakat yang membawa barang-barang terlarang, seperti senjata tajam, senjata api maupun narkoba.

Namun, selain mengamankan kendaraan tanpa surat, banyak pengendara nekat menerobos halauan petugas dengan kecepatan tinggi.  Bahkan, pengendara yang kepergok adanya razia juga memutar balik kendaraannya, dan memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi, hingga membahayakan si pengendara itu sendiri.

Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara mengimbau bagi masyarakat yang melihat ada razia agar tidak takut dan melarikan diri.

“Kalau memang benar jangan takut dan lari. Jalan saja terus sampai ada petugas yang menghentikan. Kalau mereka nekat, memutar balik, menerobos itu, akan membahayakan diri sendiri dan petugas,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Razia ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pihak kepolisian wilayah hukum Polresra Palembang, guna menekan tindak kriminalitas.

“Jadi, memang setiap malam Minggu, baik itu Polresta maupun Polsek yang ada di Palembang, menggelar razia. Tujuannya untuk menekan angka kriminalitas 3 C (curas, curat, dan curanmor-red) maupun yang lainnya seperti sajam atau narkoba,” ujarnya.

Sementara itu Razia kali ini berhasil mengamankan sedikitnya 30 sepeda motor yang tidak dilengkapi surat menyurat.

Polresta Palembang juga menggeruduk kawasan Jalan POM IX , Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang. Hasilnya, 20 botol minuman keras atau miras diamankan.

“Menindak lanjuti pengaduan masyarakat yang mengatakan di lokasi ini sering dijadikan tempat jual miras. Makanya sesudah razia kita langsung ke sini. Beberapa botol miras kita amankan dan pengunjung kita bubarkan,” imbuh Kasat Shabara Kompol Rachmat Syawal Pakpahan.deny