Bisa Dipercaya

Gara-gara Uang Rp 20 Ribu, Luis Pecah Kepala

IMG_20160829_173628

Palembang – Apes yang dialami Luis Alpredo (20) yang tinggal di Jalan DI Panjaitan, Lorong Sinar Ladang, No 50, RT 50, RW 15, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang. Lantaran, uang Rp 20 ribu, ia harus mengalami luka robek di bagian kepalanya.

Atas kejadian itu, Luis mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, untuk membuat laporan pemukulan yang dilakukan oleh Topik (32) yang tinggal di kawasan Jalan KH Panjaitan, Lorong Kapuran, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Berita Sejenis

Vendor ATM Dianiaya Atasan

Sedih, Minta Putus Gadis Cantik Malah Dianiaya Kekasih

Pelajar SMP Dikeroyok Enam ABG

1 daripada 32

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi pemukulan yang dialami korban, terjadi Rabu (24/8) sekitar pukul 15:00 WIB. Dimana, pelaku dan korban sama-sama bekerja di Toko “Kawan Diesel”, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Lalu, Topik meminta uang bagiannya sebesar Rp 20 ribu, dari hasil penjualan satu barang di toko tersebut. Akan tetapi, korban tidak mau memberikan uang jatah terlapor, lantaran pembeli itu hanya memberikan uang teserbut kepada dirinya.

Kesal dengan ulah Luis, pelapor langsung mengambil gergaji besi yang berada di dalam toko itu, lantas di pukulkan di bagian kepala. Sehingga, korban mengalami pecah kepala bagian kiri, selanjutnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Saya tidak senang pak dengan kelakuan dia, makanya saya melaporkan kejadian ini ke Polresta Palembang. Saya berharap pelaku cepat ditangkap. Dia pukul satu kali, dan langsung dipisahkan oleh orang yang ada di sana,” ujarnya saat memberikan keterangan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban, selanjutnya akan segera dilakukan penyelidikan guna menangkap terlapor.

“Kita sudah menerima laporannya, dan akan segera dilakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi yang ada. Jika terlapor bersalah, akan dikenakan pasal 351 KUHP,” jawabnya singkat. (korankito.com/denny)