Bisa Dipercaya

Ketiduran, Motor Vixion Raib Diembat Maling

IMG_20160827_153712Palembang-Berdalih untuk membayar uang kontrakan, M Idrus alias Wak Ubek (35), nekat melakukan aksi pencurian sepeda motor milik Afrizal alias Ijal (22), warga Jalan KH Azhari, Lorong Famili, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang.

Idrus yang tinggal di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Kedukan, RT 21, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, harus mendekam di balik jeruji besi Polsekta SU I, setelah ditangkap anggota Satreskrim Polsek SU I, Palembang, Jumat (26/8).

Kejadian bermula saat korban yang kesehariannya sebagai penjual semangka tertidur di dalam lapaknya, di Pasar 7 Ulu, Jalan KH Wahid Hasyim. Sesaat kemudian datang Wak Ubek yang langsung mengambil kunci kontak motor yang tergantung di celana korban. Tersangka lantas mengambil motor korban yang terparkir tidak jauh dari tempat korban tertidur.

Berita Sejenis

Moral Milik Pendidik

Suami Pergoki Istri Tidur Tanpa Busana di Kamar Kos PIL

Belasan Motor ‘Bali’ Dikerangkeng

1 daripada 3.101

Atas kejadian itu, Ijal harus kehilangan motor Yamaha Vixion miliknya. Ia pun melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek SU I Palembang.

Kapolsek SU I Palembang AKP M Khalid Zulkarnaen didampingi Kanit Ipda Azuan mengatakan, usai mendapatkan laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Dan, tersangka Wak Ubek berhasil diamankan anggota Satreskrim Polsek SU I, Palembang.

“Tersangka kita tangkap setelah mendapatkan laporan dari korban yang kehilangan sepeda motornya. Pelaku ditangkap saat sedang berjalan di sekitar rumahnya,” ujarnya, Sabtu (27/8) siang.

“Barang bukti yang diamankan, sebuah sepeda motor Yamaha Vixion, modifikasi kunci Latter T. Pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Selanjutnya, kita masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, guna mencari korban-korban lainnya,” kata Khalid.
Sementara itu, tersangka Wak Ubek mengaku nekat melakukan aksi pencurian lantaran terpepet untuk membayar uang kontrakan rumah yang sudah menunggak.

“Rencananya mau aku jual Rp3 juta, lagi cari-cari pembeli yang mau membeli. Uangnya, untuk bayar kontrakan rumah, karena gaji sebagai montir tidak cukup,” jelasnya. Korankito.com/deny