Unsri Ajukan Kuota Bidik Misi

IMG_0249.JPGPalembang – Universitas Sriwijaya (Unsri) mengajukan penambahan kuota sebanyak 100 mahasiswa bidik misi. Ini dilakukan karena masih banyak mahasiswa berprestasi yang kurang mampu secara finansial.

Rektor Unsri Anis Saggaf mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengajukan kuota tambahan sebanyak 100 orang dari jalur bidik misi. Tahun ini, penerimaan mahasiswa bidik misi memang sedikit menurun dari tahun sebelumnya. Pasalnya, jumlah kuota bidik misi sama seperti tahun sebelumnya sedangkan jumlah perguruan tinggi di Indonesia ini bertambah. Dari hasil pembagian tersebut, Unsri hanya menerima kuota 750 orang.

“Data yang diajukan adalah mahasiswa yang benar-benar tidak mampu dan mudah-mudahan bisa disetujui. Data tersebut akan kita bawa ke Jakarta  dalam waktu dekat ini. Kami terus upayakan agar tidak ada lagi mahasiswa yang menangis karena tidak bisa membayar SPP,” tutur Anis di ruang kerjanya di Unsri Bukit Besar, Palembang, Jum’at (26/08).

Untuk menyeleksi mahasiswa penerima bidik misi, lanjutnya, pihaknya sudah melakukan kunjungan langsung ke rumah masing-masing untuk memastikan keadaan mahasiswa sebenarnya. Ada beberapa daerah yang akan dikunjungi mulai dari Aceh ada satu titik, Sumatera Utara 8 titik, dan Bangka Belitung ada 15 titik.

“Bersamaan dengan penerimaan mahasiswa baru lalu, kami sudah membentuk tim visitasi. Ada banyak mahasiswa yang kami kunjungi mulai dari dalam Kota Palembang hingga Aceh dan Medan untuk mengecek langsung. Khusus bidik misi, akan diumumkan setelah melakukan visitasi, mereka yang dinyatakan lulus adalah datanya valid, memang tidak mampu secara ekonomi dan lulus sekolah,” pungkasnya.ejak