Bisa Dipercaya

Tak Punya Uang Edarkan Shabu

 

 

Edarkan ShabuPalembang- Berdalih pendapatan sebagai sopir tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari, Sutriono (27), yang tinggal di Jalan Abi Kusno, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, beralih profesi menjadi pengedar narkoba.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, Sutriono harus mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Kertapati Palembang. Ia ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polsek Kertapati, Rabu (24/8) malam.

Berita Sejenis

Pelatih Suguhi Ini Kepada Pemain SFC

Opang ‘Nyambi’ Jadi Kurir Sabu

Dititipkan Mobil Menunggak Cicilan, Abdul Kadir Dibui

1 daripada 3.064

Sutriono mengakui sudah tiga bulan menjadi pengedar lantaran kepepet kebutuhan ekonomi. “Uang dari hasil sopir tidak cukup untuk bayar kredit motor, jadi saya jual shabu,” ujarnya, Kamis (25/8) siang.

Barang haram tersebut didapat tersangka dari JK yang tinggal di kawasan 10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang. “Saya sudah setahun pakai narkoba, tapi jadi pengedar baru tiga bulan ini. Hasilnya, tergantung orang yang pesan, kadang Rp50 ribu atau Rp100 ribu,” jelasnya.

ihwal senjata airsoftgun yang ditemukan di rumahnya, ia mengaku pernah menjadi korban begal sehingga saat mengemudi selalu membawa senjata tersebut. “Untuk jaga-jaga diri saja, tidak pernah dipakai untuk aksi kejahatan,” imbuhnya.
Kapolsek Kertapati Iptu Deli Haris mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan masyarakat. “Saat dilakukan penyelidikan, kami melihat kecurigaan terhadap tersangka lalu kami melakukan penangkapan. Ternyata benar, saat dilakukan penggeledahan, ditemukan satu paket kecil shabu shabu dari dalam kantong celana kiri tersangka,” ujarnya.

Ketika anggota Satreskrim Polsek Kertapati menggeledah rumahnya, petugas menemukan sepucuk senjata airsoftgun plus amunisinya. “Dari pengakuan tersangka, airsoftgun itu dilengkapi surat dari Perbakin Sumsel, dan tidak pernah digunakan untuk kejahatan. Tapi, kita tidak percaya begitu saja, masih dalam pemeriksaan kita. Kita juga mendapatkan informasi, kalau pelaku sering mengaku sebagai anggota TNI, tapi kita cek keanggotaanya tidak ada,” tambahnya.

Deli menambahkan, barang bukti yang diamankan shabu 0,2 gram seharga Rp200 ribu, bong, satu kantong bening klip, dan sepucuk airsoftgun lengkap dengan amunisi.deny

 

——-