Bisa Dipercaya

Curi Motor, Sopir Bus Ditangkap

 

Curi Motor di Komplek Pusri, Harman Didor PolisiPalembang-Jajaran Satreskrim Unit Pidana Ummun (Pidum) Polresta Palembang, berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor di komplek PT Pusri yang terekam CCTV Pos penjagaan, Rabu (24/8) sore.  Pelaku pencurian M Harman (22), warga Jalan Dr Ir Sutami, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang.
Saat ditangkap, Harman sedang mengemudi bus kota jurusan Pusri-Plaju. Lantaran melawan petugas, Harman harus merasakan timah panas petugas Porlesta Palembang setelah ditembak di kaki kanannya.

Aksi pencurian yang dilakukan Harman berawal terjadi Rabu (15/6) silam. Saat itu, korban Syukron Ghazali (33), memarkirkan sepeda motornya di halaman rumah di kawasan Komplek PT Pusri, Jalan Tawes, No 15, Kelurahan Sei Selayaur, Kecamatan Kalidoni.

Berita Sejenis
1 daripada 3.090

Saat korban keluar rumah, ia mendapatkan motor Yamaha Mio Sporty warna putih BG 2588 RN, sudah raib digondol oleh pencuri. Selanjutnya, Syukron melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsekta Kalidoni.

Tersangka Harman mengaku awalnya tidak berniat untuk mengambil sepeda motor korban. Namun, begitu melihat sepeda motor korban terparkir di halaman rumah, timbul niat jahatnya untuk mencuri. Ia pun pulang ke rumah untuk mengambil kunci T.

“Saya lagi main ke kawasan PT Pusri, ketika melintas melihat motor terparkir. Lalu, saya pulang ke rumah mengambil kunci T. Awalnya, tidak ada niat untuk mencuri, tapi ada kesempatan,” ujarnya saat ditemui di ruang piket Resrkrim, Kamis (25/8).

Residivis kasus jambret ini kemudian mengunakan kunci latter T untuk membawa kabur motor korban yang kemudian dijual di daerah Komering seharga Rp1,5 juta.

“Uangnya sudah habis, saya belikan baju lebaran. Karena waktu itu, saya tidak memiliki uang, apalagi penumpang sepi mendekati, sedangkan gaji saya tidak cukup,” jelasnya.

“Saya tahu, aksi saya terekam CCTV dan menyebar di Facebook. Teman saya yang mengasih tahu. Tapi, saya tidak mau lari karena ujung-ujungnya pasti tertangkap lagi. Saya, mengaku bersalah,” kata Harman.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede didampingi Kanit Pidum Sat Reskrim AKP Robert P Sihombing mengatakan, penangkapan pelaku bermula dari adanya laproran masyarakat yang masuk ke Polsek Kalidoni.

Pelaku berikut barang bukti berupa pakaian yang dibeli menggunakan uang hasil kejahatan, diamankan di Polresta Palembang. “Harman akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.  Sepeda motor milik korban sudah dijual di daerah Campang Tiga, Kabupaten OKU Timur,” katanya.deny

 

—–