Bobol Rumah Kosong, Tiga Pemuda Diciduk

IMG_20160826_075853Palembang-Tiga kawanan pemuda harus mendekam di hotel prodeo Polsek Seberang Ulu (SU) I, Palembang. Pasalnya, mereka nekat melakukan pembobolan rumah milik Mitra Yani (20), di kawasan Jalan KH M Asyik, Lorong Puskesmas, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

Ketiga pelaku yang ditangkap Satreskrim Polsekta SU I Palembang yakni M Riansyah (20), Rio Yolanda (19), dan Agus Salim (33), warga Jalan KH M Asyik, Lorong Binjai, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang.

Aksi kawanan pelaku ini bermula pada Rabu (17/8) lalu, sekitar pukul 22.00, menyatroni rumah Yani yang dalam keadaan kosong. Ketiga pelaku berbagi tugas, Agus menjaga situasi di luar, sedangkan Rio dan Rian bertugas masuk ke dalam rumah korban dengan memanjat dinding kamar mandi.

Sebelum masuk, Rian terlebih dahulu mencongkel pintu dapur dengan menggunakan parang. Setelah masuk ke dalam rumah, Rian bersama Rio mulai menggasak barang-barang berharga milik korban.

Akibat ulah kawanan pelaku, korban harus kehilangan sebuah tas sandang warna biru berisi perhiasan dan sebuah dompet berisi ATM, STNK, serta SIM milik korban.

Kapolsek SU I Palembang AKP M Khalid Zulkarnaen mengatakan, tertangkapnya pelaku setelah pihaknya mendapatkan laporan dari korban, yang mengatakan rumah miliknya sudah disatroni maling. Lantas, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

“Setelah kita selidiki, dan memeriksa saksi-saksi yang ada, kita langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku. Saat ini, ketiga pelaku masih menjalani proses penyelidikan, guna mencari korban-korban yang lainnya,” ujarnya, Jumat (26/8).

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu tas milik korban dan satu buah parang. “Ketiga pelaku akan kita jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara,” tegasnya.

Tersangka Rio mengakui sebagai otak dari aksi tersebut. Menurutnya, saat itu mereka sedang asik menongkrong, lalu ia mengajak teman-temannya mencuri di rumah korban. Dari hasil pencurian tersebut, ia mendapatkan tablet yang dijualnya Rp150 ibu di kawasan Pasar 7 Ulu.

“Uangnya saya gunakan untuk jajan dan beli rokok. Habis sudah uangnya. Saat itu, saya memang mengajak teman-teman saya membobol rumah itu. Saya hanya menunggu di luar, sementara yang masuk itu Rian,” ujarnya.deny