Satres Narkoba Polresta Palembang, Gagalkan Peredaran 300 Butir Ineks

P_20160822_161444

Palembang – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Palembang, kembali mengamankan 300 butir pil ekstasi warna pink logo LV yang akan diedarkan di wiliyah kota Palembang, berikut dua tersangka yang membawa barang haram tersebut.

Adapun, tersangka yang ditangkap yakni SDJ (31) warga Jalan Candi Welan, Kecamatan Bukit Kecil, bersama H (38) warga Jalan Slamet Riyadi, Lorong Ketapean, Kelurahan 11 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang.

Berdasarkan data yang didapat, penangkap tersangka bermula pada Rabu, (17/8) sekitar pukul 21:00 WIB. Dimana, petugas Satres Narkoba Polresta Palembang melakukan penyamaran sebagai pembeli pil ekstasi tersebut.

Petugas memesan terlebih dahulu ineks kepada tersangka SDJ sebanyak 300 butir. Satu jam berselang, petugas yang sudah memesan itu, langsung melakukan pertemuan di Jalan Raden Muhammad, Kelurahan Bukit Kecil, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang.

Ketika sedang melakukan perhitungan uang, datang tersangka berinisial H yang memberikan ineks sebanyak 300 butir tersebut kepada tersangka SDJ. Kemudian, tersangka H meninggalkan tersangka SDJ sendirian di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Lalu, saat tersangka SDJ akan memberikan barang tersebut kepada petugas Satres Narkoba Polresta Palembang, yang sudah melakukan penyamaran. Saat itulah, petugas kepolisian langsung menangkap pelaku, dan dilakukan penggeledahan ditemukan 300 butir ineks yang terbungkus amplop warna putih.

Selanjutnya, anggota kepolisian langsung melakukan pengembangan, dengan meminta SDJ menghubungi tersangka H, untuk membagi hasil dari penjualan narkoba tersebut. Alhasil, tersangka H berhasil ditangkap saat berada di rumahnya.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto mengatakan penangkapan kedua pelaku, berawal dari laporan masyarakat yang mengatakan jika yang mengatakan kalau ada pelaku yang menjual pil ekstasi tersebut.

“Kita langsung mengirimkan tim, untuk melakukan penyelidikan. Setelah mengetahui ciri-ciri dari tersangka, kita lakukan penangkapan dengan cara Undercover Buy, memesan ineks tersebut,” ujarnya saat gelar perkara di Mapolresta Palembang, Senin (22/8) sore.

Lanjutnya, tersangka akan dikenakan tiga pasal berlapis yakni 114 ayat 2, 112 ayat 2, 132 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 15 tahun penjara.

“Dari tangan pelaku, kita mengamankan, 300 butir Ineks warna pink keunguan, dan dua buah telepon genggam merk Samsung dan Mito yang digunakan pelaku untuk berkomunikasi,” ujarnya didampingi Kasat Narkoba, Kompol Rocky Marpaung.

Masih dikatakan Tommy, berdasarkan pengakuan tersangka, barang haram tersebut didapatnya dari NC yang masih dalam pengejaran anggota Satres Narkoba Polresta Palembang.

“Selanjutnya, kita akan melakukan pengembangan terhadap tersangka. Berdasarkan pengakuan tersangka, ineks ini akan diedarkan di tempat-tempat hiburan yang ada di kota Palembang,” tambahnya.

Sementara itu, tersangka SDJ mengaku menyesal telah menjadi pengedar narkoba jenis pil ekstasi. “Barang itu, saya dapat dari JN warga Palembang. Baru dua kali pak, melakukannya pengedar narkoba ini, saya menyesal,” jawabnya singkat. (korankito.com/denny)