Palembang Jadi Contoh Komite Integritas Nasional

Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menjadi percontohan komitmen pelaksanaan anti korupsi yang dilaksanakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Melalui pembentukan Komite Tunas Integritas, berdasarkan tindak lanjut kegiatan yang dilaksanakan Inspektorat Kota Palembang beberapa waktu lalu
Atas komitmen membangun budaya integritas yang dilaksanakan itulah, Walikota Palembang mendapat kesempatan untuk mengisi sebagai pembicara dalam kegiatan diskusi pada Workshop Nasional Komite Tunas Integritas di Lombok. Hal ini diungkapkan ungkap Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Kota Palembang Akhmad Mustain saat dihubungi Koran Kito, Selasa (23/8).
“Hanya ada dua kabupaten/kota yang diundang, yakni Kota Palembang dan Kabupaten Bandung. Kegiatan ini juga dihadiri Gubernur/Wakil Gubernur se-Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Mustain, Komite Tunas Integritas Palembang, akan jadi percontohan nasional. Dimana, dengan jargonnya GO-Visioner yang berawal dari semangat gotong royong, Walikota akan memaparkan visi dan misi Kota Palembang, menuju kota bersih dalam segala hal.

“Dalam komite integritas yang dibentuk Pemkot Palembang, diisi oleh pejabat-pejabat eselon II yang sudah lebih dulu mengikuti workshop integritas, dengan mengundang langsung Divisi Pencegahan KPK sebagai pembicara,” ulasnya.

Mustain menerangkan, terkait dengan visi misi menjalankan pemerintahan bersih. Pemkot Palembang akan terus berkomitmen untuk menjalankan program anti korupsi KPK tersebut. “Ini adalah tantangan produk untuk pemerintahan kedepan. Artinya, pemerintah harus mampu mengikuti keinginan masyarakat, terkait pelayanan yang bersih,” tandasnya. (korankito.com/ria)