Bisa Dipercaya

Unsri Siapkan e-Brary

IMG_0249.JPG

Palembang – Target Universitas Sriwijaya (Unsri) miliki perpustakaan digital akhirnya terpenuhi. Tepat saat penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017, Unsri melaunching sistem e-brary (database) buku elektronik awal Agustus lalu.

“Ini salah satu dari sepuluh program Rektor dan sebagai salah satu upaya mewujudkan World Class University (WCU). Selain itu, juga bagian dari program menargetkan Unsri paperless (bebas kertas) 2018 mendatang,” beber Rektor Unsri Anis Saggaff, Senin (22/08).

Berita Sejenis

Dzumafo Perketat Pesaingan Lini Depan SFC

Polda Sumsel Sidak Pasar dan Siagakan Pasukan

Peran Motivasi Orangtua Terhadap Prestasi Anak

1 daripada 3.109

Menurut penjelasannya, pihaknya terus melakukan pembenahan, baik daei bidang akademik maupun peningkatan sumber daya manusia (SDM), baik dosen maupun tenaga administratif lainnya. Dikatakannya, ia juga menargetkan 600 komputer siap online di perpustakaan utama Unsri. Penerapan program e-brary lebih memudahkan mahasiswa dan dosen dalam mencari buku yang diinginkan. Mahasiwa tak perlu lagi membeli buku dan membawa text book di dalam tas. Bukan hanya itu, banyak manfaat bisa didapat, mahasiswa tak perlu membeli buku dengan biaya mahal.

“Selain itu, Unsri juga akan meningkatkan kualitas pelayanan bagi mahasiswa. Karena cukup dengan download sudah bisa mendapatkan buku yang diinginkan,” tegasnya.

Tahap awanya, lanjutnya, di perpustakaan induk Inderalaya, pihaknya telah menyiapkan 100 unit komputer dengan fasilitas internet yang memilki kecepatan dan kapasitas sangat tinggi. Mahasiswa yang ingin men-download buku hanya membutuhkan waktu beberapa saat saja. Dijelaskannya, saat ini berdasarkan riset, untuk publikasi dan laboratorium, 80 persen sudah bagus.

“Tujuannya juga untuk menghidupkan kampus Inderalaya pada malam hari supaya tidak sepi. Rencananya, perpustakaan ini akan dibuka hingga pukul 10 malam. Kita juga rencananya akan membuat laboratorium multimedia yang dipusatkan di gedung KPA Kampus Unsri bukit besar, Palembang yang nantinya diperuntukkan untuk laboratorium atau tempat tes siluet,” pungkasnya. (korankito.com/eja)