Rumah Kos Dirazia, 11 Pasangan Mesum Diciduk

Jpeg

Palembang-Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol -PP Kota Palembang, bersama anggota Polresta Palembang, Kodim, serta Denpom Kodam VII SWJ, menggelar razia di sejumlah rumah kos yang disinyalir menjadi tempat prostitusi, Jumat (19/8) malam.

Beberapa rumah kos dan penginapan digeledah untuk mencari pasangan mesum. Tempat-tempat kos yang disasar tim gabungan adalah Penginapan Sekip di Jalan Mayor Salim Batubara, Kos Mama Jalan R Sukamto, Lorong Rawa Bening, Kecamatan Kemuning.

Tempat kos Villa Sukabangun Asri (VSA) di Jalan Sukabangun II, Kecamatan Sukarami, dan terakhir tempat kos Mario di Jalan Bambang Utoyo, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan Palembang.
Hasilnya, dari tiga rumah kos dan satu penginapan yang disisir petugas, belasan pasangan mesum berhasil diamankan. Lantas, pasangan-pasangan tersebut langsung digelandang ke Kantor Satpol PP Kota Palembang.

“Kami tidak mesum, dia itu pacar saya yang takut mau pulang karena sudah kemalaman, sedangkan, rumah dia jauh,” ujar seorang wanita yang enggan menyebutkan namanya saat tepergok berduaan di dalam kamar.

Selain mengamankan pasangan mesum yang berada dalam satu kamar, Satpol PP Kota Palembang juga membawa puluhan muda-mudi yang saat dilakukan pemeriksaan tak dapat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Tidak hanya itu, petugas juga menyambangi Jalan Dr Wahidin, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, atau yang sering dikenal dengan sebutan B7. Dari sana, Sat Pol PP Kota Palembang, menangkap sedikitnya lima Pekerja Seks Komersial (PSK) yang sedang mangkal di sana.

Kedatangan petugas, sontak membuat para wanita tuna susila ini kocar kacir, aksi kejar-kejaran pun tak dapat dihindarkan. Akan tetapi, petugas yang sudah mengepung kawasan tersebut, dengan mudah mengamankan para PSK. Tanpa perlawanan, wanita-wanita itu digelandang masuk ke dalam mobil.

Satpol PP Kota Palembang juga mendatangi sebuah warung yang berada di Jalan Letkol Iskandar, tepatnya samping Internasional Plaza (IP), dari tempat ini petugas menyita ratusan minuman keras (miras) berbagai merk.
“Jadi, kami bersama Denpom, Kodim, dan Polresta Palembang melakukan razia penyakit masyarakat. Tagetnya, PSK, miras, dan sejumlah kos-kosan yang telah disalahgunakan,” ujar Kasat Satpol PP Tatang Duka Direja melalui PLH Kabid Tibum, Herison.

Dari kegiatan yang digelar Satpol PP Kota Palembang, lanjutnya 40 masyarakat terjaring dalam razia. Di antaranya 11 pasangan mesum yang berada di dalam satu kamar, lima PSK, dan sisanya tidak memiliki kartu identitas diri, dan 200 botol miras disita.korankito.com/deny