Komisi VIII DPR RI Tinjau Embarkasi Sumsel

IMG-20160818-WA0097

Palembang – Anggota DPR RI melakukan kunjungan dalam rangka meninjau Embarkasi di Sumsel. Dalam tinjauannya ke Embarkasi Sumsel di Asrama Haji,  Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Iqbal Romzi mengatakan, pelayanan Panitia Penyelenggaran Ibadah Haji (PPIH) Sumsel sudah baik dan melebihi standar.

Pihaknya mengapresiasi kerja tim PPIH Sumsel yang sudah berupaya memberikan pelayanan terbaik. Kendala persiapan keberangkatan haji dari Sumsel juga diketahui tidak ada. “Biasanya masalah visa menjadi kendala utama keberangkatan JCH kita, tapi di Sumsel diharapkan tidak ada,”ujar dia di Palembang, Kamis ,(18/8).

Dijelaskannya, hak-hak JCH yang harus dipenuhi pemerintah dan PPIH cukup banyak. Ia merinci, JCH berhak menerima pembinaan dan ilmu seputar ibadah haji dalam bentuk manasik. Selanjutnya, sebuah hak bagi JCH untuk mendapatkan perlindungan dari negara, mulai keberangkatan dari tanah air, berada di pemondokan, hingga kembali ke tanah air.

Disinggung antisipasi kemungkinan terburuk seperti tragedi Mina, pihaknya juga meminta pemerintah bisa berkoordinasi dengan instansi terkait seperti TNI dan lainnya, misalnya dengan penambahan anggota atau lainnya. “Soal keamanan ini, semua pihak harus satu komando. Tidak ada afdol dan tidak afdol, risiko besar dihadapi bersama, saling koordinasilah,”imbuh politisi PKS ini.

Selanjutnya, tambah Iqbal, JCH berhak menerima pelayanan akomodasi yang nyaman. Dia menegaskan, tahun ini jangan ada lagi bus angkut jemaah yang mogok atau tangki mobil yang terbuka. Selain itu, penyediaan makan di Makkah diharapkan bisa meningkat lebih dari sebelumnya yang hanya 15 kali. Untuk itu pihaknya cukup yakin dengan pemerintah karena sudah meningkatkan anggaran untuk kebutuhan pelayanan ini.

“Upgrade dana sudah ada, ini cukup kita apresiasi, mengingat jarak Madinah – Makkah cukup jauh. Saya bahkan sudah temui langsung jemaah dan mereka mengaku siap bayar lebih untuk kenyamanan,”beber dia.

Ketua PPIH Sumsel Ahmad Nasuhi mengatakan, pelaksanaan dan persiapan Embarkasi Sumsel dalam melayani jemaah calon haji sudah berlangsung sejak tahun 2006. Dengan peninjauan langsung DPR RI tersebut diharapkannya dapat meningkatkan dana APBN untuk pelayanan di asrama haji. Mengingat Embarkasi Sumsel sendiri tengah mempersiapkan pusat informasi haji yang membutuhkan dana sekitar Rp4,5miliar.

“Mereka mengapresiasi pelayanan haji kita yang sudah melebihi standar, tadi sempat memantau persiapan pemberangkatan Kloter X dan juga melihat mock up pesawat haji dan bangunan replika Kabah untuk manasik,”ucapnya. (korankito.com/ria)