Aswari Dianugerahi Bintang Jasa Utama

 

Lahat – KORKIT

Pemerintah Republik Indonesia memberikan penghargaan bintang jasa kepada Bupati Lahat, Aswari Riva’i serta delapan tokoh nasional lainnya, di Istana Negara, Senin (15/8).

Penghargaan yang diserahkan Presiden Joko Widodo kepada Aswari tersebut berupa bintang jasa utama dengan derajat setingkat di bawah Bintang Mahaputra, karena dinilai berjasa luar biasa terhadap nusa dan bangsa pada bidang, peristiwa serta hal tertentu di luar bidang militer. Untuk penerima Bintang Mahaputra Adipradana diserahkan kepada mantan Kapolri, Jenderal Polisi (Purn) Badrodin Haiti.

Selain Aswari, tiga penerima Bintang Jasa Utama lainnya yakni Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, Bupati Kulon Progo, DI Yogyakarta, Hasto Wardoyo, serta Kepala BMKG Andi Eka Sakya. Sedangkan empat tokoh penerima bintang Budaya Parama Dharma yakni Ahli Waris Mangkunegara VII, Taufik Ismail, Martha Tilaar serta Achdiati Ikram.

Informasi yang didapat Koran Kito dari Sekretariat Negara (Sekneg) mengungkapkan, Aswari dinilai sangat berjasa di bidang kemanusian, sosial, pembangunan pedesaan, infrastruktur daerah, lingkungan serta keagamaan.

IMG-20160818-WA0004

Menurut kantor Sekneg di bidang kemanusiaan dan sosial, Aswari telah berjasa luar biasa dengan kepeduliannya terhadap masyarakat yang mengalami musibah, seperti memberikan bantuan moril dan materiil dan mengunjungi warga yang salah satu keluarganya meninggal dunia, terkena kebakaran serta program silaturahmi kepada masyarakat pelosok desa. Di bidang pembangunan pedesaan dan infrastruktur daerah, Bupati Lahat dua periode itu berhasil meningkatkan perekonomian desa lewat pembangunan jalan desa hingga perkebunan sepanjang 180 kilometer serta memberikan bantuan bibit tanaman kepada kelompok tani. Di bidang lingkungan, suami Hj RR Kurnia Sismartianti itu tetap konsistem menjaga alam Lahat terutama ekosistem Sungai Lematang dengan menebar bibit ikan dan menjaga tradisi bekarang (menangkap ikan dengan aturan adat). Di bidang keagamaan, Wari secara konsisten mensuport pembangunan rumah ibadah di Lahat serta membantu pendidikan sumber daya manusia (SDM) di pondok pesantren.

“Penghargaan ini sepenuhnya milik masyarakat Lahat dan atas kerjasama semua pihak. Terima kasih atas semua dukungan masyarakat Lahat,’’ ujar Wari — sapaan akrab sang Bupati — saat dihubungi Koran Kito, kemarin.

Ia mengaku, dengan penghargaan itu merasa tertantang untuk berbuat lebih baik lagi khususnya bagi masyarakat Bumi Seganti Setungguan. “Penghargaan ini mengandung tanggungjawab yang besar sekaligus menjadi motivasi agar kita terus berbuat yang terbaik guna kesejahtraan rakyat,” tambahnya.

IMG-20160818-WA0007

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lahat, Harinus, selama ini Bupati Aswari telah menerima 38 penghargaan, lima diantaranya penghargaan dari Kementerian Sosial. ‘’Penghargaan yang didapat Pak Wari diantaranya dinilai karena beliau bekerja melampaui tugasnya demi masyarakat luas,’’ ujar Harinus.

Menurutnya, Desember tahun lalu Aswari dianugerahi Satya Lencana Kebaktian Sosial (SLKS) dari Presiden RI Joko Widodo di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Akhir tahun 2015 kebijakan pembangunan Lahat mendapatkan apresiasi Pemerintah Pusat sebagai salah satu daerah berprestasi di Indonesia. Presiden Joko Widodo menyerahkan anugerah daerah berprestasi penerima dana insentif daerah tahun anggaran 2016. Kemudian program 1.000 kakus, inovasi Aswari mendapat apresiasi Kementerian Kesehatan lewat penghargaan Ksatria Bakti Husada. ‘’Di Riau, Wakil Presiden, Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Adipura Buana kepada Lahat sebagai daerah yang dapat mengelola sampah, dan kepedulian lingkungan,’’ pungkas Harinus. (Hasjim)

IMG-20160818-WA0006