Bisa Dipercaya

Ngaku Suporter SFC, Curi Motor di Jakabaring

Palembang – KORKIT

Di saat para suporter dan warga Sumatera Selatan mendukung Sriwijaya FC berlaga kontra Arema Cronus, Muhammad Seftian (19) justru mencuri motor. Di tengah gegap gempita di Stadion Jakabaring, ia pun memulai aksi kejahatannya, Minggu (14/8) sore.

Berita Sejenis
1 daripada 20

Remaja yang mengaku suporter SFC dari kelompok S-Man ini, berhasil dipergoki petugas yang kemudian langsung menangkapnya.

Akibatnya, warga Jalan Taqwa, Kelurahan Sei Lais, Kecamatan Kalidoni, Palembang, harus mendekam di balik jeruji besi Polsekta Seberang Ulu (SU) I Palembang.

Kapolsek SU I Palembang, AKP M Khalid Zulkarnaen mengatakan, penangkapan dilakukan setelah anggotanya yang sedang berjaga di pintu gerbang Jakabaring Sport City (JSC) curiga dengan gerak-gerik pelaku saat mendorong sepeda motor hasil curiannya.

“Jadi saat kita dekati dan menghentikan mereka, ternyata benar motor yang didorong para pelaku itu merupakan hasil curian. Langsung, kita amankan mereka ke polsek,” jelasnya saat gelar perkara di halaman Mapolsekta SU I Palembang, Senin (15/8) siang.

Dalam aksinya, Seftian tidak sendirian. Ia dibantu dua rekannya YN dan NN yang masih buron.

“Tersangka dan rekannya mengambil motor dengan menjebol kunci kontak. Sedangkan, untuk barang bukti dari tangan pelaku, kami mengamankan motor Suzuki Satria Fu 150 nopol BG 2971 TH. Pelaku pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara,” ucap Zulkarnaen.

Sementara itu, Seftian mengaku dirinya disuruh temannya untuk mendorong motor curian itu. Ia terpaksa melakukannya, lantaran diancam YN dan NN dengan menggunakan senjata tajam.

“Waktu itu saya lagi nonton bola di tribun selatan, tiba-tiba YN menelpon menyuruh keluar stadion. Tiba disana, saya disuruh mendorong motor itu, kalau tidak mau, akan di pukuli dan ditusuk dengan pisau. Karena takut dengan meraka, terpaksa saya ikuti,” akunya.

Namun, saat sedang mendorong dengan cara step bersama kedua temanya, tiba-tiba beberapa polisi langsung menghampirinya, lalu dirinya ditangkap polisi. “Ketangkap saat hendak keluar gerbang stadion pak. Sedangkan teman-teman saya itu, berhasil kabur saat dikejar polisi,” pungkasnya. O Denny