Bisa Dipercaya

Residivis Gelapkan Motor, Kembali Masuk Bui

Jpeg
Jpeg

Palembang – Berdalih untuk menyambung hidup, membuat Muhammad Akbar alias Akbar (25) seorang buruh bangunan, nekat kembali melakukan penggelapan sepeda motor milik teman wanitanya, yakni Tiara Rahma Ayu Putri (18) warga Lorong Damai, No 62, RT 01, RW 01, Kecamatan Plaju Palembang.

Kini, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pemuda yang tinggal di kawasan Jalan Pasundan, Lorong Rawa Bebek, Kecamatan Kalidoni, Palembang harus mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Palembang, usai ditangkap Satreskrim Polresta Palembang, Kamis (11/8) malam.

Berita Sejenis
1 daripada 3.079

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi tersangka bermula saat Tiara mendatangi rumah tersangka Akbar, untuk meminta ditemani ke Pasar 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang. Kemudian, keduanya pergi dengan mengendarai sepeda motor milik korban.

Setibanya di lokasi, korban bersama tersangka mulai mencari-cari pakaian yang hendak dibeli, dengan alasan ingin membuang air kecil, Akbar pun meminta izin untuk ke toilet. Saat itulah, tersangka membawa kabur motor milik Tiara yang kunci kontaknya sudah ada didirinya.

Lalu, tersangka menjual motor tersebut kepada M Rezani alias Reza (23) seorang wiraswasta yang tinggal di kawasan Ps Ing Kenayan, Lorong Puskesmas, No 23, RT 07, RW 03 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang.

“Motornya saya jual dengan Reza pak, sejarah Rp 2,5 juta. Uangnya sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari, karena saya tidak memiliki pekerjaan tetap. Baru, dua kali inilah pak melakukanya,” ucap tersangka saat gelar perkara, Minggu (14/8) siang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, tersangka berikut barang bukti sepeda motor Honda beat warna hijau putih nopol BG 2670 ZD berhasil diamankan.

“Jadi menindak lanjuti maraknya aksi kejahatan kendaraan bermotor, Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Atau Dwianto membentuk tim khusus. Hasilnya, tersangka Akbar berhasil kita amankan berikut barang buktinya,” ujar Maruly.

Lanjut Maruly, setelah pihaknya melakukan pengembangan, pelaku mengaku jika sudah pernah berbuat hal yang sama terhadap Deni Nandi Maulana (26) Jalan Mayor Zen, Lorong Kemayoran, No 74, RT 22, RW 06, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Kejadian tersebut, berawal saat tersangka mendatangi rumah korban, meminta agar ditemani ke pusat perbelanjaan Internasional Plza (IP) yang terletak di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang.

Setibanya, di tempat parkiran tersangka Akbar meminjam sepeda motor milik Deni dengan alasan menjemput istrinya di rumah untuk diajak ke IP. Kemudian, pelaku membawa motor korban, sedangkan korban ditinggalkan di parkiran. Lalu, pelaku menjual motor ke tersangak Reni yang masih DPO.

“Jadi, modus operandi yang digunakan pelaku sama, meminta diantarkan ke suatu tempat, lalu ditinggalkannya. Ada tiga laporan korban yang masuk ke kita. Pelaku akan dikenakan pasal 372 KUHP ditambah dengan hukuman terberat, karena dia merupakan residivis,” tutupnya. (korankito.com/denny)