Bisa Dipercaya

Main di Sungai, Bocah Temukan Granat Aktif

Jpeg

Palembang – KORKIT

Bocah berusia lima tahun, Anang Samudra menemukan granat aktif. Ia tak pernah menyangka, jika benda yang disangkanya benda kuningan sangatlah berbahaya.

Berita Sejenis
1 daripada 2

Anang yang tinggal di kawasan Jalan Gubernur HA Bastari, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, menemukan granat aktif saat bermain di sungai yang terletak tak jauh dari tempat tinggalnya, Sabtu (13/8) siang.

Ditemani tetangganya yakni, Mulyadi (35) dan Anto (26), bocah yang duduk di kelas satu SD ini, menyerahkan granat tersebut ke Pos penjagaan Polresta Palembang. Selanjutnya, pihak kepolisian langsung menghubungi tim Gegana Brimob Polda Sumsel, untuk menindak lanjuti penemuan granat tersebut.

Berdasarkan pengakuan Anang, ia menemukan granat saat bermain di sungai sembari mencari remis. Saat itulah, ia menemukan granat yang tergolek di dasar sungai yang kebetulan dangkal.

“Saya lagi cari remis, di bawah jembatan. Pas mencari itu, tangan saya terpegang suatu benda. Saya lihat, seperti kuningan, lalu saya ambil dan dibawa ke rumah untuk dibersihkan,” jelasnya.

Jpeg
Jpeg

Lalu, Anang memperlihatkan penemuannya tersebut kepada ibu kandungnya, agar dapat dibersihkan lalu dijual. “Saya kasihkan sama ibu, tapi ibu saya bilang itu granat. Lalu dia panggil Paman saya, dan diajak ke kantor polisi untuk menyerahkan benda itu,” tambahnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara membenarkan adanya penyerahan granat dari warga. Menurutnya, penemuan granat tersebut, bermula dari seorang anak kecil yang sedang bermain-main di sungai.

“Sekitar jam 12 tadi, anak kecil dengan keluarganya datang ke pos penjagaan untuk menyerahkan granat yang diduga masih aktif tersebut. Kita, sudah menghubungi untuk menyerahkan tim Gegana Brimob Polda Sumsel untuk segera ditindak lanjuti,” ujarnya saat dimintai konfirmasi.

Andi menambahkan, granat yang ditemukan bukan peninggalan jaman penjajahan. Sebab, granat tersebut tidak berkarat.

“Ketika kita cek menggunakan metal detektor, ternyata berbunyi. Untuk jenisnya granat nanas. Kita duga, granat ini bukan peninggalan jaman penjajahan, karena masih baru dan belum berkarat,” tuturnya. O denny