Bisa Dipercaya

Usai Jambret, Joni Dihajar Massa

20160810_110902

Palembang-Nasib malang harus dirasakan Joni Rasudin (25) warga Komplek Sasana Patra, Tegal Binangun Kecamatan Plaju Barat Palembang ini harus menjadi bulan-bulanan warga setelah ia berusaha menjambret seorang nenek yang hendak pergi berbelanja, Rabu (10/8) sekitar pukul 10:30 WIB.

Akibatnya tersangka harus mengalami luka-luka disekujur tubuhnya setelah warga marah akibat aksi yan dilakukannya. Kejadian tersebut berawal saat korban, Fauzia (70) hendak berbelanja didekat rumahnya yang terletak dijalan Seruni Bukit Siguntang Kecamatan Ilir Barat l Palembang. Saat itu korban yang sedang berjalan kaki tiba-tiba tersangka datang mendekati korban dan mengambil Kalung emas milik korban yang tergantung dileher.

Berita Sejenis

Dijambret, Mahasiswi Kehilangan Ponsel

Pulang Kerja, Nur Dijambret di Jakabaring

Baru Tiba di Palembang, Ponsel Dirampas Jambret

1 daripada 21

“Saat itu saya lagi jalan mas, tapi tiba-tiba orang itu (tersangka-red) menjabret saya dari arah kanan,” ungkap korban saat beradabdi Mapolsek IB l Palembang.

Masih dikatakan korban yang tinggal sebatang kara ini menjelaskan, saat itu dirinya reflek mengigit tangan tersangka hingga terjatuh. Tersangka yang tersungkur langsung diteriaki maling dan warga yang berada disekitar langsung beramai-ramai memberikan pelajaran kepada tersangka hingga babak belur.

“Orang itu tersungkur didepan saya, langsung saya teriaki maling. Dan warga langsung memukuli tersangka karena kesal,” ujarnya.

Mendapati informasi tersebut, anggota dari Polsek IB l langsung bergerak ke TKP dan segera mengamankan tersangka dari amukan massa yang beringas.

Tersangka yang saat itu telah diamankan di Mapolsek IB l tak sanggup menjawab sejumlah pertanyaan wartawan lantaran keadaan wajah yang hancur akibat amukan warga yang kesal. Bahkan istri tersangka pun tak kuasa melihat tersangka yang saat itu harus berbaring tak berdaya bersimbah darah di Mapolsek IB l Palembang.

Kapolsek IB l, Akp Handoko Sanjaya membenarkan peristiwa tersebut, menurut penuturannya, tersangka saat itu memang sudah mengincar korban yang memakai kalung emas dileher. Tetapi karena korban langsung mengigit tersangka, tersangka pun tetjatuh dan akhirnya  diamuk  massa.

“tersangka sudah kita amankan, sekarang akan kita periksa. Dan korban juga sudah kita pintai keterangannya,” singkat Handoko.(korankito.com/kardo).