Bisa Dipercaya

Maling Handpone Mahasiswa, Kakak Adik Diciduk Polisi 

IMG_20160810_120328_1

Palembang – Lantaran nekat mencuri handphone milik seorang mahasiswa, Ogi Pratama (22) Dusun I, RT 01, RW 01, Kelurahan Karang Agung, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, membuat kakak beradik harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Kini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku yakni Tedi Putra Tanjung (21) bersama Teli Laksana Putra (19), harus merasakan dinginnya balik jeruji besi Mapolresta Palembang, usai diserahkan anggota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Palembang, Selasa (9/8) sore.

Berita Sejenis
1 daripada 25

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian tersebut bermula saat Tedi dan Teli dengan menggunakan sepeda motor Yamaha nopol BG 2490 GP melintasi Jalan Tengkuruk, kawasan Pasar 16 Ilir Palembang. Lalu, keduanya menyalip mobil Taruna nopol BG 1154 LD yang dikemudian oleh Ogi.

Merasa tidak senang disalip, korban Ogi marah-marah dengan kedua pelaku, sehingga terjadilah perkelahian diantarnya. Merasa kalah kekuatan, korban pun berlari untuk menyelamatkan diri. Namun, saat lari tersebut, telepon genggam miliknya terjatuh, dan langsung diambil oleh kedua pelaku yang langsung kabur.

Mendapati, telepon genggamnya sudah diambil pelaku, lantas korban pun langsung melapor ke Pos Lantas 402 Air Mancur. Setelah mendapati, laporan masyarakat itu, petugas Satlantas Polresta Palembang, Bripka Guntur Iswahyudi dan meminta bantuan petuga yang sedang mengatut lalin di seputaran 7 Ulu melakukan pengejaran.

Kedua pelaku, berhasil dihentikan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang tepatnya didepan Universitas Bina Darma (Bidar) Palembang. Selanjutnya, pelaku beserta korban diamanak ke unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk dimintai keterangan.

Kasatlantas Polresta Palembang, Kompol Harrys Barata ketika dimintai konfirmasi, membenarkan adanya penangkapan kedua pelaku anggotanya di lapangan. Menurutnya, kedua pelaku sudah diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Pada saat petugas melakukan pengaturan jam-jam sibuk, ada masyarakat yang melapor kalau hp miliknya diambil orang. Lantas, anggota kita bersama korban mengejeranya, didapat lah di kawasan Plaju. Pelaku sudah diserahkan ke Reserse untuk pemerjksaan lebih lanjut,” ujarnya saat dimintai konfirmasi, Rabu (10/8) pagi.

Sementara itu, tersangka Tedi mengaku kesal dengan ulah korban yang memarahi dirinya bersama adik kandungnya tersebut. Dari situlah, terjadi perkelahian antaranya dan Ogi. Saat kabur handphone milik korban jatuh, dan langsung diambilnya.

“Saya khilaf pak, sebenarnya tidak ada niat untuk mengambil HP itu, tapi pas melihat barangnya terjatuh langsung, kami ambil saja dan kabur. Baru satu kali inilah pak, kami melakukanya,” jawabnya tersangka.

Disisi lain, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede membenarkan adanya penyerahan dua pelaku pencurian dari Satlantas Polresta Palembang. Menurutnya, kedua pelaku masih menjalani proses pemeriksaan yang dilakukan oleh anggotanya.

“Pelaku sedang dalam pemeriksaan anggota kita, jika bersalah akan kita kenakan pasal 363 KUHP. Pelaku berikut barang bukti handphone Blackberry milik korban, sudah kita amankan di Polresta Palembang untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (korankito.com/denny)