Quatrick Beto Hadiah Ulang Tahun Ibunda

sfc v ps TNIPalembang- Laga Sriwijaya FC vs PS TNI menjadi prestasi tersendiri bagi striker Sriwijaya FC Alberto “Beto” Goncalves. Betapa tidak, dalam pertandingan, kemarin, Beto berhasil menciptakan quatrick alias empat gol dalam satu pertandingan. Keperkasaan Beto membawa kemenangan bagi timnya dengan skor 6-1.

Gol yang dicetak Beto pada menit ke-44, 45, 62, dan 84, rupanya dipersembahkan untuk ibundanya, Jasema Goncalves yang menelepon via video call usai pertandingan. Ia tampak terharu ketika diwawancarai media.

“Mamaku tak bisa hadir dan saya mempersembahkan untuk ulang tahunnya yang ke-56,” ujar Beto.

Meskipun mencetak quatrick, ia lantas tak jumawa. Beto mengaku hal tersebut terjadi lantaran kerja keras teman sesama pemain Sriwijaya FC. Ia tak ingin memonopoli kemenangan untuk dirinya sendiri.

“Kalian lihat, ini kerja keras para pemain dan pelatih semuanya. Saya tidak ingin mencari top skor, tapi saya ingin membuat tim ini juara,” tandasnya.

Dengan penambahan empat gol ini, Alberto berhasil mengoleksi delapan gol dalam. Meski masih kalah dengan Rodrigues yang telah mengantongi 10 gol dan Luis Carlos Junior dengan 12 gol, namun Beto tetap bangga bisa mempersembahkan kemenangan untuk ibunya.

Menurut Pelatih Sriwijaya FC Widodo C Putro, kunci kemenangan kali ini ialah dengan memberikan pressure kepada tim PS TNI. Sebab menurut pengamatannya, PS TNI diisi oleh pemain muda.

“Mereka diisi oleh pemain muda. Untuk itu kita tekan terus sebelum mereka berkembang. Dan jadilah seperti sekarang,” ujar Widodo usai pertandingan.

Memang ketika tim yang dibesut oleh Suharto AD ini ditekan oleh Sriwijaya, mereka sempat kebingungan. Hal ini membuat peluang yang tercipta menjadi lepas. Sehingga satu-satunya gol PS TNI hanya didapat melalui tendangan penalti.

Namun buka berarti lemah, Widodo mengapresiasi PS TNI yang telah bermain habis-habisan. Menurutnya itulah sisi positif dari komposisi pemain muda yang mengisi tim yang berjuluk Pasukan Militer ini.

“Mereka bermain habis-habisan di menit terakhir. Mereka tak pernah menyerah untuk menambah goal, saya apresiasi itu,” tukasnya.

Sementara itu pelatih PS TNI Suharto AD mengaku memang pemain yang dibesutnya sempat down. Namun ia tak ingin menyalahkan siapapun, menurutnya hal ini memang terjadi karena kondisi tim yang sempat down di tengah pertandingan. Hal inilah yang dimanfaatkan Sriwijaya FC guna menundukkan timnya.

“Memang pada pertandingan tim kita sempat down. Sebaliknya Sriwijaya luar bisa tidak seperti melawan tim yang sebelumnya. Memang pantas Sriwijaya menang karena dapat memanfaatkan kesempatan yang ada,” pungkasnya.(korankito.com/resha)