Polisi Buru Pelaku Penembakan

Jpeg

Palembang-Jajaran Polsekta Mariana, megrebek rumah LK (37), yang diduga sudah melakukan penembakan terhadap Zainal (35), warga Jalan Pagar Raya, Lorong Masjid, Kelurahan Mariana, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Sayangnya, dalam penggerebekan tersebut, polisi tidak mendapati tersangka. Bahkan, rumah di Jalan Sabar Jaya, Lorong Petaling I, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin ini sudah dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya.

Didampingi Lurah Mariana dan tokoh masyarakat setempat, polisi menggeledah rumah LK.. Satu per satu kamar di dalam rumah berwarna oranye itu disisir untuk mencari barang bukti.

Dari dalam rumah milik LK itu, polisi menyita beberapa barang yang berguna untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Barang-barang tersebut yakni, dua buku kecil, telepon genggam merk Advan dengan kondisi mati, foto-foto, sebuah kartu identitas diri (Id card), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan dua bungkus nomor ponsel.

“Rumah itu sudah kosong sejak tiga hari yang lalu, kami tidak tahu kemana, mereka juga tidak menitipkan kunci atau pesan. Kalau penghuninya ada lima orang,” ucap Niri, tetangga LK.
Setelah itu, polisi menggeledah rumah BS, orangtua LK di pinggir Jalan Sabar Jaya. Satu per satu kamar yang berada di dalam rumah permanen dua lantai ini digeledah.
Dari dalam rumah milik BS, polisi mengamankan beberapa senjata tajam, seperti tombak, samurai, dan parang. Selanjutnya, barang-barang tersebut diamankan di Mapolsek Mariana.

Kapolsek Mariana AKP Nazirudin yang memimpin langsung penggrebekan mengatakan, setelah mendapati identitas pelaku, pihaknya langsung melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku.

“Dari kedua rumah tersebut, kita menemukan beberapa barang yang berkaitan dengan perkara yang sedang kita selidiki ini. Barang-barang itu, sudah kita amankan ke Polsek Mariana untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Identitas pelaku sudah kita kantongi dan masih proses pengejaran,” ujarnya.

Ia mengimbau agar pelaku cepat menyerahkan diri guna mempertanggung jawabkan perbuatan yang sudah dilakukannya. “Kita harap pelaku menyerahkan diri, nanti kita akan proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.korankito.com/deny