Mau Beli Emas Malah Tertipu Rp757 Juta

Jpeg

Jpeg

Palembang-Nasib sial dialami ibu rumah tangga bernama Cinda Anggraini (31). Warga Komplek Graha Bukit Rafflesia, RT05/03, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, Palembang ini, tak kunjung mendapatkan emas yang dibeli dari tetangganya seberat 1.850 gram.

Atas kejadian tersebut, Cinda melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (4/8) sore. Ia melaporkan terangganya berinisial HS yang dianggap telah melakukan penipuan terhadap dirinya.

Kejadiannya bermula pada Rabu (27/3) sekitar pukul 20:00. Saat itu Cinda membeli emas seberat 1.850 gram seharga Rp757 juta dari HS. Lalu, Cinda mentransfer uang secara bertahap sebanyak tiga kali, di ATM Bank BCA Indogrosir Kenten Palembang.

“Dari uang sudah dikasihkan dengan dia hingga sampai saat ini emas saya itu tidak diberikan. Sudah beberapa kali kami memintanya, tapi hanya sekedar janji-janji saja makanya saya lapor polisi,” ucap korban saat ditemui di ruang SPKT Polresta Palembang.

Menurut Cinda, berdasarkan pengakuan HS, emas tersebut didapat dari pegadaian dengan sistem lelang. Lalu, ditawarkan oleh terlapor melalui jejaring sosial Blackberry Messenger.

“Dia itu tetangga saya, makanya percaya. Kalau orang lain belum tentu saya percaya. Kalau ditaksir kerugian yang saya terima mencapai Rp1,1 M. Saya berharap pelaku dapat segera ditangkap, dan emas yang saya beli dikasihkan kepada saya,” ucapnya.

Sementara itu, kuasa hukum Cinda dari kantor hukum Samudra, Shellyanto SH, MH, mengatakan, dirinya melaporkan HS dengan dua pasal sekaligus, yakni 372 dan 378 KUHP.

“Kita laporkan dia dengan dua pasal sekaligus, yakni penipuan dan penggelepan. Terlapor ini, sudah beberapa kali diajak mediasi, namun tidak kunjung datang-datang. Makanya, kami memilih jalur hukum,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengakui pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti. “Terlapor akan segera kita panggil untuk dimintai keterangan. Saat ini, kita sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban,” katanya.korankito.com/deny