Bisa Dipercaya

Bawa Dua Ribu Butir Ineks, Kurir  Dibekuk

Jpeg

 

 

Palembang – Seorang yang diduga merupakan kurir narkoba bernama Amri (26) warga Jalan Radial, Lorong Mancek, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang yang membawa 2 ribu butir pil ekstasi siap diedarkan, berhasil diamankan jajaran Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Palembang.

Pelaku diamankan, saat sedang menunggu seseorang yang akan mengambil barang tersebut, di kawasan Jalan Jendral Sudirman tepatnya depan Rumah Makan (RM) Pagi Sore, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, Selasa (2/8) sekitar pukul 13:00 WIB. Berdasarkan data yang dihimpun, penangkapan tersangka Amri, bermula dengan adanya laporan masyarakat yang mengatakan kalau ada transaksi narkoba dengan partai yang besar. Dari situlah, Satres Narkoba Polresta Palembang melakukan penyelidikan.

Berita Sejenis
1 daripada 3.088

“Setelah kita deteksi dan melakukan pemantauan di lapangan kita berhasil mengamankan pelaku yang sedang berada di TKP,” ucap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto didampingi Kasat Res Narkoba Polresta Palembang, Kompol Rocky Marpaung saat menggelar hasil tangkapan, Kamis (4/8) pagi.

Lanjutnya, saat disergap, Amri sempat mencoba kabur dari petugas, dan mencoba membuang barang bukti narkoba yang disimpan dalam kota handpone warna hitam yang dibungkus dengan kantong plastik warna hitam juga. Lalu, saat dibuka, didalam kota hp tersebut, ditemukan dua kantong plastik kecil yang berisikan ineks warna pink berlogo bintang dengan jumlah 1153 butir. Sedangkan, diluar kotak itu, didapati 1000 butir ineks waran hijau muda berlogo 8 dan 10 paket Shabu-shabu dengan berat 109,12 gram.

“Pelaku akan kita jerat dengan pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009, dengan ancaman pidana mati, seumur hidup atau minimal 6 tahun, maksimal 20 tahun penjara. Berdasarkan keterangan pelaku, barang tersebut didapatnya dari MI, dan rencananya akan diedarkan di Palembang,” kata Tommy.

Ditambahkan Tommy, untuk sementara tersangka Amri hanya sebagai kurir, dan pihaknya terus melakukan pengejaran terhadapa pelaku MI yang masih buron. Ia pun menambahkan, jika belum mengetahui asal narkoba tersebut dari mana.

“Kita masih terus melakukan penyelidikan asal dari narkoba ini. Terasangka merupakan residivis kasus yang laman, dan pernah ditangani oleh Polsekta IT I Palembang. Ektasi yang dibawa pelaku termasuk dalam golongan 2,” ujar bapak berpangkat melati tiga ini.

Ketika ditanya mengenai peredaran narkoba di Kota Palembang, ia menegaskan kalau masih banyak permintaan barang haram tersebut, kemungkinan besar narkoba akan terus dikirim ke Kota Palembang. Apalagi, Palembang merupakan jalur pelintasan yang memungkinkan pengedar narkoba masuk ke kota Palembang.

“Dalam hal ini, kita pihak Polresta Palembang menyatakan perang dengan narkoba, dan bila ada masyarakat yang mengetahui peredaran narkoba, segera memberi informasi ke kita,” ucap Tommy.

Selain itu, Polresta Palembang juga menggelar hasil tangkapan para pelaku yang terlibat peredaran narkoba selama dua bulan terakhir. Setidaknya, 41 orang, 59,14 gram Shabu dan 31 butir pil ekstasi berhasil diamankan Satres Narkoba Polresta Palembang. “Selama bulan Juli dan Agustus ini, kita mengamankan 41 orang yang terlibat narkoba dari 34 laporan,” tutupnya. (korankito.com/denny)