Bisa Dipercaya

Simpan Miras, Sopir Bus Nakal Disiram Tuak

 

Kedapatan Minum Miras, Sopir Bus Kota dimandikan Air Tuak (1)Palembang-Menyikapi maraknya sopir bus kota yang suka meminum-minum keras atau miras saat mengemudi, jajaran Polresta Palembang menggelar razia bus kota, di Jalan Merdeka, tepatnya di depan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Selasa (2/8) siang.

Satu per satu, mobil bus kota yang melintasi kawasan tersebut diberhentikan dan digeledah oleh petugas kepolisian. Hasilnya, beberapa sopir bus kota kedapatan meminum-minuman keras jenis tuak sambil mengemudi mobil.

Berita Sejenis
1 daripada 3.082

Para pengemudi nakal ini kemudian diamankan oleh petugas kepolisian untuk dimintai keterangan. Tidak hanya itu, tuak yang didapat di dalam mobil bus kota juga langsung dimandikan kepada sopir yang membawanya hingga sekujur tubuh basah kuyup.

Seorang sopir bus kota, Syarif (29) mengatakan, alasan meminum-minuman keras saat mengemudi, agar lebih percaya diri saat membawa bus kota tersebut. “Biar tambah enak saja, saat menginjak pedal gas,” ujarnya saat ditanya petugas kepolisian.

Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara mengatakan, razia yang dilakukan oleh anggotanya kali ini merupakan langkah akurat untuk meminimalisir kejadian lakalantas dan menekan angka kejahatan di dalam bus kota.

“Dua sopir yang kedapatan meminum miras kita amankan untuk dilakukan pendataan. Sebagai bentuk pembinaan terhadap mereka, miras yang diminumnya itu, kita mandikan ke dia. Jangan sampai membahayakan orang lain,” ujarnya saat ditemui usai razia.

Sedikitnya 22 personel gabungan dari Satlantas dan Unit Satreskrim Polresta Palembang diterjunkan secara langsung dalam razia yang digelar selama dua jam ini.

“Hasil razia ini, tujuh bus kota kita amankan ke Polresta Palembang karena tidak dilengkapi surat menyurat. Kita juga akan melakukan razia ini secara rutin, termasuk ke terminal-terminal. Selain itu, kita juga akan mengerahkan seluruh Polsek untuk melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Tidak hanya sopir bus kota yang digeledah, seluruh penumpang yang berada di dalam bus kota ikut juga diperiksa oleh petugas kepolisian. Namun, hasilnya tidak ada satupun penumpang yang kedapatan membawa barang-barang terlarang.

Salah seorang penumpang bus kota bernama Fitri (26), mengapresiasikan apa yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Menurutnya, razia yang digelar kali ini sangat baik untuk menumpas aksi kejahatan di dalam bus kota.

“Saya sering was-was kalau sedang naik bus kota karena banyak copetnya. Razia ini sangat bagus untuk menumpas pelaku kejahatan. Kami berharap kegiatan seperti ini, sering-sering dilakukan,” harapannya. Deny