Karnaval Budaya Sambut Asians Games

IMG_20160802_152437_1_AO_HDR

Palembang – Sebanyak 304 peserta pelajar Sekolah Menegah Atas dan Kejuruan (SMA dan SMK) se-Sumatera Selatan (Sumsel) meramaikan pelaksanaan karnaval seni budaya pelajar tahun 2016 dengan memamerkan modifikasi pakaian adat daerahnya masing-masing.

Berdecak kagum, cukup tinggi animo masyarakat untuk menyaksikan berbagai atraksi yang menarik dari para pelajar ini. Untuk itu, pemerintah provinsi Sumsel berharap hal ini merupakan suatu persiapan bagi pelajar untuk menyambut Asian Games 2018 mendatang.

Meski festival ini sedikit berbeda tahun kemarin yang diselenggarakan dengan konsep indoor. Namun, tidak menurunkan antusias masyarakat untuk menyaksikan karnaval seni budaya pelajar yang dianggap paling meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Asisten III pemprov Sumsel Ahmad najib menuturkan, bahwa asian games menjadi sebuah kesempatan untuk Sumsel memperkenalkan budayanya, mulai dari lagu daerah hingga tarian dan pakaian khas daerah yang terdapat di Sumsel.`Sehingga puncak hiburannya bukan hanya berfokus pada kegiatan olahraga saja, inilah salah satu bentuk sosialisasi yang dilakukan masyarakat melalui pelajar dan ketika ditahun 2018 Sumsel sudah siap menghadapi Asian Games.

“Moment ini adalah kesempatan kita untuk memperkenalkan budaya dan adat istiadat Sumsel mulai dari lagu, tari dan termasuk buah dari kreatifitas pelajar Sumsel. Kita sajikan kebudayaan di Sumsel sebagai hiburan, sebab kedatangan para tamu itu bukan hanya fokus pada kegiatan olahraga saja. Wisatawan yang dating juga butuh hiburantidak hanya untuk menyaksikan pentas olahraga tersebut,” jelas dia kepada media kemarin, (02/08).

Sementara itu, kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel Widodo menambahkan, bahwa meski kegiatan ini mengalami keterbatasan anggaran, namun diakuinya hal tersebut tidak berpengaruh pada keberhasilan acara karnaval seni budaya pelajar yang digagas oleh pihaknya.

“Keberhasilan ini dapat dijadikan sebagai suatu kesiapan bagi pelajar untuk menghadapi pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang, sekaligus menjadi upaya agar dapat mendorong masyarakat dan pemerintah kota kabupaten turut berpartisipasi dalam menghidupkan seni budaya pelajar di daerahnya,” pungkasnya. (korankito.com/eja)