Bisa Dipercaya

Curi Motor, Tomi Ditangkap Massa

IMG_20160801_180547

Palembang – Seorang buru bangunan, Tomi (27) warga Jalan Muara Kelingi, Pedado Bungkuk, RT 18, RW 07, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang, nyaris tewas diamuk masa, setelah kedapatan mencuri sebuah sepeda motor Honda Blade warna orange hitam, milik calon dokter Erica Fitriani (23) seorang mahasiswi ke dokteran di Universitas Sriwijaya.

Beruntung, nyawa pelaku berhasil diselamatkan anggota kepolisian Polsekta Kertapati yang sedang melakukan patroli keliling. Kini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ia harus mendekam dibalik jeruji Mapolsekta Kertapati.

Berita Sejenis

Mengejar Impian Demi Sang Ayah

Sumsel Bakal Ciptakan Pramuka Berwawasan Ilmiah

Meilia : Utamakan Penunjang Akademik Mahasiswa

1 daripada 3.100

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi pelaku bermula saat ia menemukan kunci sepeda motor milik korban yang terjatuh di dekat sepeda motornya yang terparkir di halaman rumahnya di kawasan Jalan Yusuf Singadekane, Lorong H Daisyah, RT 03, RW 02, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Kertapati.

Namun, Tomi pun tak langsung mengambil motor tersebut, melainkan ia melakukan pengintaian terlebih dahulu selama dua hari. Barulah, pada Sabtu (30/7) sekitar jam 19:00 WIB, tersangka melancarkan aksinya mengambil motor tersebut dan membawanya kabur.

Korban Erica, yang mengetahui motor miliknya sudah tidak ada lagi di parkiran depan rumahnya, langsung menghubungi ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Lantas, mendapati laporan itu, ketua RT dibantu warga dan anggota Reskrim Polres OI yang kebetulan berada dilokasi langsung menutup akses jalan keluar dari kampung tersebut.

Tidak lama kemudian, pelaku melintasi jalan yang sudah ditutup tersebut dengan menaiki motor milik korban. Tak pelak, Tommi pun mendapati bogem mentah dari warga, beruntung saja tim UKL Polsekta Kertapati yang sedang melakukan patroli keliling langsung mengamankan pelaku ke Polsekta Kertapati.

Dihadapan petugas, Tomi mengakui perbuatan yang sudah mencuri sepeda motor tersebut. Menurutnya, ia baru sekali melakukan aksinya, dan ditangkap oleh pihak kepolisian. “Aku baru inilah mencuri motor. Rencananya motor itu untuk pakai sendiri dan kalau laku dijual, uangnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Tomi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kertapati Ipda M Uzir mengatakan, tersangka diamankan petugas yang patroli ketika tersangka diamuk warga yang kesal dengan perbuatannya. Tersangka diamankan berikut barang bukti sepeda motor milik korban dan kunci kontaknya. “Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan dan untuk pasal yang dijerat yakni pasal 363 KUHP tentang curat (pencurian pemberatan) dengan ancaman pidana lima tahun penjara,” ujarnya. (korankito.com/denny)