Kasus Mutilasi Anggota DPRD Lampung Terjadi di Dua TKP

 

IMG_20160512_142936-1Palembang-Pengusutan kasus pembunuhan anggota DPRD Lampung M Pansor terus berlanjut. Setelah dilakukan penyelidikan cukup lama, polisi akhirnya meringkus dua terduga pembunuh disertai mutilasi tersebut. Salah satu terduga pelaku adalah anggota polri yang bertugas di Polda Lampung.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo mengungkapkan, dari koordinasi yang dilakukan, penyidik Polda Lampung telah meringkus kedua pelaku beberapa hari lalu. “Dua pelaku sudah ditangkap di Polda Lampung. Sudah kita koordinasikan dengan Polda Lampung. Ini berkat hasil kerjasama dalam mengungkapnya,” ungkap Djoko.

Djoko menambahkan, salah satu pelaku yang ditangkap adalah anggota polri yang bertugas di Polda Lampung. Namun, dirinya enggan menjelaskan lebih lanjut karena hanya membackup kasus ini. “Menurut informasi dari sana memang begitu. Tapi saya tidak kompeten berbicara, siapa itu. karena itu semua wewenang Polda Lampung,” ujarnya.

Kedua pelaku yang ditangkap adalah Brigadir MA dan seorang warga sipil asal Aceh berinisial TA. Dikabarkan, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan penyidik.

Kapolda menuturkan dari hasil koordinasi dengan penyidik Polda Lampung, pembunuhan disertai mutilasi terhadap anggota DPRD Lampung, Muhammad Pansor, terjadi di dua tempat kejadian perkara. Korban dibunuh di Lampung selanjutnya potongan tubuhnya di buang ke wilayah Sumsel.

“Dari hasil penyelidikan, ada dua TKP, diduga di Lampung tempat pembunuhan dan Sumsel TKP lanjutan, atau tempat dibuang,” tuturnya. “Belum ada warga Sumsel yang terlibat dalam kasus tersebut. Namun, pihaknya tetap membantu penyidik Polda Lampung dalam mengungkap kasus ini,” kata Kapolda.korankito.com/kardo