Bisa Dipercaya

Catur Disabilitas Hampir Mendominasi

20160730_140139

Palembang – Seperti yang telah dijadwalkan, sebanyak 5 atlet catur yang bakal turun di Pekan Olahraga Nasional (PON,-red) di Jawa Barat bertanding melawan atlet Pekan Paralympic Nasional (Peparnas,-red). Menurut Sekretaris Umum Percasi Sumsel Mursili Tjik Aman mengatakan bahwa pertandingan tersebut benar-benar menarik.

“Pertandingan yang cukup seru,” ujarnya usai pertandingan.

Berita Sejenis

Dzumafo Perketat Pesaingan Lini Depan SFC

Polda Sumsel Sidak Pasar dan Siagakan Pasukan

Peran Motivasi Orangtua Terhadap Prestasi Anak

1 daripada 3.109

Pertandingan atlet normal dan atlet disabilitas ini patut diapresiasi. Sebab atlet yang berkebutuhan khusus ini mampu mengimbangi tim yang notabenenya punggawa catur Sumsel di tingkat Nasional. “Mereka (Atlet NPC,-red) bisa mengimbangi, bahkan hampir mendominasi,” ujarnya.

Sementara itu pelatih catur NPC Sumsel Ibra Panhor mengatakan bahwa atlit disabilitas ini sebenarnya memang membutuhkan try out seperti ini. Menurutnya bagus jika atlet disabilitas tersebut merasakan atmosfer nyata sebelum benar-benar diturunkan di kegiatan multievent olahraga disabilitas tersebut. “Namun kita berfikir realistis saja. Kita cukup kesulitan mencari ajang uji coba seperti ini karena kesulitan dana,” ungkapnya.

Sangat disayangkan jika hal tersebut terganjal oleh beberapa hal. Sebab pengalaman perlu banyak dipupuk agar mereka terbiasa dengan pertandingan nyata. Atlet NPC yang turun try out ialah Maksum, Mathias, Deddy, Yuni, dan Hendi. Sementara tim PON sendiri diperkuat oleh A. Rafiq, Shieta, Xena, Alivia, dan Nyimas Sonya. (korankito.com/akas)