Usai Disetubuhi, Gadis 18 Tahun Ditonjok

Jpeg

Palembang – Sial yang dialami MR (18) warga Jalan Baitullah, Kecamatan Kemuning Palembang, pasalnya setelah dirinya disetubuhi, ia juga harus mengalami memar di keningnya setelah ditunjok oleh mantan pacarnya yakni AM (23) yang tinggal tak jauh dari rumah korban.

Tak senang anaknya diperlakukan demikian, membuat ibu korban Agustina (37) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (28/7) sekitar pukul 16:00 WIB, untuk melaporkan AM yang sudah menganiaya dan menyetubuhi anak kesayangannya tersebut.

Dihadapan petugas piket SPKT Porlesta Palembang, ibu dengan tujuh anak ini menuturkan kalau kejadian yang menimpa anaknya terjadi pada, Rabu (26/7) sekitar pukul 19:00 WIB. Dimana, berdasarkan pengakuan anaknya, korban dipaksa oleh AM untuk naik ke motornya dan dibawa keliling-keliling Jalan Sukabangun II, tepatnya area kuburan cina.

Setelah tiba di lokasi, korban kembali diajak terlapor kerumahnya. Disanalah, MR dipaksa oleh AM untuk membuka baju hingga bugil dan disetubuhi sebanyak dua kali. Bahkan, korban ditinju sebanyak satu kali yang mengakibatkan MR luka lebam di bagian kening.

“Saya tidak senang dengan perbuatan dia itu, kami sudah sering mengingatkan anak saya untuk jauhi dia, tapi anak saya tidak mau. Dia janji dengan anak saya akan berubah sifatnya, namun sampai saat ini tidak berubah. Bahkan, ketika tau anak saya sudah disetubuhi olehnya, bapak MR ini marah besar,” ujarnya.

Sementara itu, korban MR mengatakan kalau ia sudah dua tahun menjalin asmara dengan terlapor AM. Ia pun tak pungkuri, kalau selama masa pacaran tersebut sering mendapatkan perlakuan kasar dari terlapor. Namun, dirinya masih sabar menghadapi sifat kasar dari terlapor.

“Kalau berhubungan badan memang sering kami lakukan dirumahnya, itu suka sama suka. Dia juga sering memukuli saya, sempat mengancam adik saya juga kalau kami ribut. Sudah sebulan saya putus dengan dia, tapi dia tidak terima itu, makanya sering mengancam saya,” terangnya.

Disisi lain, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan jika pihaknya sudah diterima untuk segera ditindak lanjutu. “Kita akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu, kalau terlapor bersalah akan dikenakan pasal UU Perlindungan Anak,” jawabnya singkat. (korankito.com/denny)