Terlilit Utang, Ika Gadaikan Mobil Rentalan

Jpeg

Palembang – Berdalih untuk membayar utang ketika membuka Online Shop (OS) membuat Ika (21) warga Jalan Proklamasi, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, berbuat nekat. Ia menggadaikan mobil Freed warna putih yang ia sewa dari perusahan rental ‘Joni’.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, kini Ika harus mendekam dibalik jeruji besi Polresta Palembang setelah diciduk oleh Unit Ranmor Polresta Palembang, Rabu (27/7) malam sekitar pukul 18:00 WIB.

Di hadapan petugas, gadis berkacamata ini mengakaui kalau sudah menggadaikan mobil Freed milik Joni. Menurutnya, aksi nekat tersebut terpaksa dilakukanya untuk membayar utang kepada seorang konsumen OS mililknya sebesar Rp 25 Juta.

“Saya ini buka Online Shop, menjual barang-barang elektronik untuk membuat kue. Tapi, waktu itu ada konsumen minta pesankan barang, uangnya sudah dikirim. Saya pesankan dengan orangnya, tapi uang sudah saya kirim, barangnya tak datang. Makanya, saya punya utang sebesar itu,” katanya, saat ditemui di ruang piket, Kamis (28/7) siang.

Dari situlah, sekitar dua bulan yang lalu, tersangka akhirnya merental mobil milik Joni untuk digunakan selama satu bulan. Namun, baru tiga hari digunakannya, ia membawa mobil Freed itu bersama Ria dan Rizal ke daerah Muaraenim untuk digadaikannya dengan Ismail.

“Saya kenal yang menerima gadaian mobil itu, dari Ria dan Rizal itu. Lalu, kami datangi ke Muara Enim, dan bertemu di dekat kantor partai di sana. Setelah itu, terjadi kesepakatan, kalau saya pinjam uang Rp 30 juta dengan jaminan mobil tersebut selama satu bulan,” jelas Ika.

Namun, sial bagi Ika, saat hendak menebus mobil tersebut, Ismail malah menghilang. Sehingga, ia harus diamankan anggota kepolisian Polresta Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Bukan menghilang pak, tapi belum ketemu saja. Keluarga saya masih berusaha menemui dia untuk menebus mobil itu. Saya baru sekali inilah pak dan menyesal telah melakukannya,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan setelah mendapatkan laporan dari korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku Ika dirumahnya. “Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Pelaku akan dikenakan pasal 372 KUHP,” jawabnya singkat.