Pergoki Suami Selingkuh, Sumarni Disiksa

Jpeg

Jpeg

Palembang – Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali terjadi, kali ini menimpa Hotmi Sumarni Hardrijiana (33) warga Perumahan OPI, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang. Ia harus mengalami luka memar di bagian paha dan pinggangnya setelah dianiaya oleh suaminya sendiri.

Dari situlah, korban akhirnya mendatangi Sentra Pelayan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (28/7) sekitar pukul 13:00 WIB, untuk melaporkan Tata Daryana (32) yang sudah melakukan pemukulan terhadap dirinya tersebut.

Dihadapan petugas, kejadian penyiksaan tersebut terjadi sekitar pukul 06:00 pagi tadi. Dimana, saat itu korban sedang menyusui anaknya di dalam kamar. Lalu, datanglah suaminya tersebut yang langsung marah-marah dan menendang korban sebanyak tiga kali di bagian paha dan pinggang sebelah kiri.

Namun, kemarahan terlapor bukanlah tanpa sebab, pasalnya beberapa waktu yang lalu, Tata pernah meminjam handpone miliknya dan berkomunikasi dengan wanita pujaan hati yang lainnya. Melihat akan hal tersebut, ibu rumah tangga yang memliki empat anak ini, langsung membalas pesan singkat tersebut, agar jangan menggangu suaminya lagi.

“Dia marah mungkin membaca pesan saya kepada wanita selingkuhan dia yang berstatus sebagai janda. Saya tidak senang wanita itu ganggu suami saya, makanya saya kirimkan pesan lewat Facebook,” ucapnya saat memberikan keterangan di ruang SPKT Polresta Palembang.

Perlakuan kasar yang diterima oleh Sumarni bukank kali pertamanya, ia sering mendapatkan pukulan setiap kali suaminya marah-marah kepadanya, sehingga dirinya sudah tak tahan untuk hidup bersama lagi. “Saya sudah tidak tahan pak, saya ingin berpisah saja dengan dia. Saya menikah bukan untuk dipukuli,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban untuk segera ditindak lanjuti. “Kita mintai keterangan terlebih dahulu, dan akan diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang untuk ditindak lanjuti,” jawanya singkat. (korankito.com/denny)