Bisa Dipercaya

Logo dan Maskot Asian Games 2018 Resmi Dirubah

IMG-20160728-WA0005

Palembang – Dari sebelas kontestan yang mengikuti sayembara pembuatan maskot untuk Asian Games 2018, akhirnya dipilih satu logo yang pas untu mencerminkan kekuatan Indonesia sebagai tuan rumah. Hal ini telah diresmikan pada hari Kamis (27/7).

Menurut Menpora Imam Nahrawi, logo atau identas Asian Games 2018 itu menggambarkan energi yang kuat dalam merefleksikan dan mempromosikan Indonesia ke dunia.

Berita Sejenis

Dzumafo Perketat Pesaingan Lini Depan SFC

Polda Sumsel Sidak Pasar dan Siagakan Pasukan

Peran Motivasi Orangtua Terhadap Prestasi Anak

1 daripada 3.109

“Serupa dengan peristiwa saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games IV tahun 1962, maka dengan logo baru ini, Indonesia sebagai tuan rumah siap menunjukkan jadi diri kepada dunia melalui penyelenggaraan dan prestasi yang sukses,” ujar Imam Nahrawi.

Logo tersebut akan menggantikan logo lama berupa untaian bulu burung Cendrawasih. Komite Olahraga Indonesia (KOI) dan INASGOC sebagai penanggung jawab pelaksanaan Asian Games 2018 secara resmi pada Kamis (21/7) telah menginformasikan logo anyar tersebut kepada OCA (Dewan Olimpiade Asia).

“Kami menyambut baik identitas baru tersebut. Dengan menggambarkan kemegahan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai heritage (warisan) sekaligus simbol kebesaran olahraga Indonesia, kami di KOI dan Inasgoc yang mempunyai tugas dan tanggung jawab besar seakan mendapat energi baru untuk mensukseskan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang tersebut,” ungkap Wakil Presiden I INASGOC, yang juga Wakil ketua KOI, Muddai Madang.

Selain logo baru, juga dipilih maskot Asian Games 2018 yang terdiri dari tiga satwa khas Indonesia yakni badak bercula satu, rusa bawean, dan burung cenderawasih. Ketiga satwa khas yang mewakili tiga wilayah Indonesia itu merefleksikan slogan “Bhinneka Tunggal Ika”, yakni berbeda tapi satu. Ini mengandung arti, perbedaan budaya, warisan, dan identitas yang ada Indonesia jika dijadikan satu akan menjadi kekuatan besar yang bisa menggemparkan dunia.

“Kami menggunakan tiga satwa berbeda sebagai maskot untuk menggambarkan semangat persatuan. Masing-masing satwa itu, jika berdasarkan garis Wallace dan Weber tersebar di Indonesia, dan memiliki keunikan tersendiri,” kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf.

Tiga maskot itu bernama: Bhin Bhin, nama dari burung Cendrawasih yang mewakili bagian barat Indonesia dan mencerminkan strategi. Kemudian Atung, nama dari Rusa Bawean dari Indonesia bagian tengah yang melambangkan kecepatan. Dan ketiga Ika, nama badak bercula satu dari Indonesia barat sebagai simbol kekuatan.

Ketiga karakter itu menggantikan maskot lama, Drawa. INASGOC akan menggiatkan promosi dan sosialisasi Asian Games 2018 dengan keberadaan identitas baru tersebut agar gema pesta olahraga empat tahunan bangsa-bangsa Asia itu kian menggema. (korankito.com/akas)