Kelaparan, Pencuri Ditangkap di Restoran

 

Kelaparan, Pencuri Ditangkap di RestoranPalembang-Komplotan spesialis pembobol rumah kosong diringkus anggota Unit Jatanras Polda Sumsel saat menyantap nasi di warung usai beraksi. Keempat pelaku adalah Banu Deva (40), warga Jatiwaringin, Bekasi, Ronal (30), warga Plaju Ilir, Agus Afandi (32), warga Kelurahan Bagus Kuning, dan Azinar (29), warga Plaju, Palembang.

Saat ditangkap, mereka baru saja membobol rumah kosong di Perumahan Green Oasis, Kelurahan Lebong Gajah, Kecamatan Sematang Borang, Palembang.

Modus para pelaku berpura-pura bertamu di rumah yang dikiranya kosong. Begitu mengetahui rumah itu tak ada penghuninya, mereka mencongkel pintu depan menggunakan obeng panjang lalu mengobok-obok rumah korban. Komplotan pembobol rumah ini berhasil menggasak sejumlah barang. Seperti parfum merek Aigner, kacamata hitam merek Rayban, dan televisi LCD 49 inch merek Samsung.

Setelah selesai melakukan aksinya, komplotan ini mampir ke sebuah rumah makan tak jauh dari lokasi. Saat itulah, mereka diringkus petugas yang mendapat laporan korban.

“Saat itu usai membobol, kami kelaparan. Jadi kami mampir sebentar di rumah makan. Barang-barang itu masih ada dalam mobil, belum sempat dijual, tak lama kemudian kami langsung ditangkap,” ujar tersangka Banu Deva saat gelar perkara di Mapolda Sumsel, Selasa (26/7).

Banu menuturkan, ketiga rekannya sepakat ikut membobol rumah lalu dirinya menyiapkan untuk mengangkuta barang hasil curian. “Itu mobil saya. Mencuri itu ide sama-sama, tidak ada pemimpin,” akunya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga Silitonga mengatakan, dugaan sementara para pelaku sudah kerap beraksi terutama membobol rumah kosong. Mereka menggunakan modus berpura-pura bertamu dan langsung masuk ke rumah jika tidak ada penghuninya.

“Keempat pelaku kita tangkap saat makan. Saat ditangkap banyak barang-barang yang diangkut di dalam mobil. Mereka ini dugaannya spesialis, kita lagi cari LP-LP lain yang mungkin masuk di polsek-polsek,” pungkas Daniel.kardo