Bisa Dipercaya

IIDI Palembang Terus Jalin Komunikasi Sesama Anggota

IMG-20160727-WA0002Palembang – Sebagai satu-satunya wadah yang menghimpun para isteri dokter Indonesia yang bergerak di bidang medik sosial, Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) kota Palembang terus menunjukkan eksistensinya dan terus membangun komunikasi dengan sesama anggota IIDI.

IIDI kota Palembang dalam setiap bulan terus melakukan pertemuan, selain untuk mempererat tali silaturahmi, juga sebagai cara untuk menyusun program dan kegiatan yang akan dilakukan. Hal ini diungkapkan Hj Nur Anita Hamid selaku ketua IIDI kota Palembang disela-sela pertemuan seluruh anggota IIDI Palembang, Selasa (26/7).

Sebagai wadah untuk mempererat hubungan antara isteri dan janda dokter, kata Anita, IIDI juga melaksanakan kegiatan yang bersifat medis sosial serta membantu IDI dan perkumpulan lain yang bertujuan sama. Berbagai kegiatan telah dilakukan untuk mensuskseskan program kesehatan dari pemerintah. Salah satunya dalam mempertahankan keberhasilan Indonesia yang mendapatkan Sertifikat Bebas Polio dari WHO.

Berita Sejenis
1 daripada 3.086

“Kita pernah berperan aktif menyukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio bekerjasama dengan Puskesmas Merdeka Palembang di kelurahan 26 Ilir pada Maret lalu,” katanya.

Ditambahkan Anita, IIDI juga berperan dalam menanamkan pendidikan moral dan budi pekerti untuk anak dan remaja, mensosialisasikan pencegahan dan penanganan kekerasan pada anak dan perempuan. Selain itu, mensosialisasikan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menurunkan angka kematian anak dan ibu melahirkan.

“Seperti sekarang ini, kita juga mensosialisasikan bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang, mensosialisasikan pencegahan penyakit penular seperti HIV / AIDS, TBC dan malaria serta mensosialisasikan penyakit tidak menular. Itu rutin dan selalu kita lakukan,” ujarnya.

Bukan hanya kegiatan yang ke luar saja yang dilakukan IIDI Palembang, kegiatan internal pun tetap dilakukan seperti memberikan bea siswa serta melakukan kegiatan praktek tata boga bagi anggota IIDI.

“IIDI sebagai wadah menghimpun para istri dan warakawuri dokter Indonesia untuk berperan serta aktif dalam kegiatan organisasi, memberdayakan kemandirian perempuan untuk mencapai kesetaraan gender, menyalurkan aspirasi anggota IIDI dalam menanggapi berbagai masalah medik sosial khususnya yang dialami oleh kaum perempuan dan anak-anak serta menciptakan generasi penerus bangsa yang teguh di dalam IMTAQ (Iman dan Taqwa) serta tangguh dalam IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi),” jelas Anita. O ria